Penarikan logistik itu dilakukan dari masing-masing kecamatan pada dini hari akhir pekan kemarin. Memang tidak semudah yang dibayangkan. Sebab, selain mengatur armada penarikan, juga mengatur tim pengawalan dari masing-masing TPS.

Yusuf Adi Pamungkas STp, divisi  Keuangan dan Logistik menjelaskan bahwa memang sampai saat ini penarikan logistik sudah 100 persen. “Logistik sudah aman. Diamankan di gudang Amanda dan di gudang KPU. Terakhir logistik dari Kecamatan Klakah,” ujarnya.

Sampai sekarang logistik tersebut betul-betul dijamin keamanannya oleh KPU. Sebab, menyertakan tim pengamanan dari Polres Lumajang. Logistik yang dari KPPS diamankan di Gudang Amanda. Sementara logistik dari rekap PPK diamankan di gudang KPU,” jelasnya.

Itu dilakukan pengamanannya karena akan digunakan KPU untuk persiapan rekapitulasi pada 5 Juli mendatang. Sehingga pengamanannya di gudang KPU. Bukan di Amanda. Supaya lebih mudah penyiapan rekap kabupaten.

Meski begitu, Yusuf mengakui ada sejumlah kendala yang dialami saat distribusi dan penarik. Untuk distribusi memang nyaris tidak ada kendala berarti, namun untuk penarikan relatif kompleks. 

Penarikan kemarin KPU masih menunggu konfirmasi masing-masing PPK terkait selesainya rekap di PPK. Kedua penarikan direpotkan dengan armada yang harus mengantre di beberapa kecamatan. Menunggu rekap selesai.

Penarikannya juga dikawal masing-masing polsek, koramil, dan linmas. “Itu butuh koordinasi sampai selesai. Memang sedikit merepotkan. Tetapi tidak begitu berarti karena sampai sekarang sudah tertangani. Tidak ada kendala signifikan,” pungkasnya. 

(jr/fid/das/JPR)

Source link