TANGERANG – Prestasi Mars Kota di Divisi Utama Livoli 2017 anjlok. Bila pada 2016 arek-arek Mars Kota mampu meraih peringkat ketiga, tahun ini Mars Kota malah harus berkutat menghindari zona degradasi.

Kemenangan atas Mabes TNI, Selasa (5/12) lalu tak membantu Mars Kota lolos ke semifinal. Sebab, malam harinya, Indomaret Sidoarjo berhasil menang atas Bhayangkara Samator.

Derita Mars Kota sendiri bertambah. Sebab, di laga perebutan peringkat 5 dan 6 Rabu (6/12), Mars Kota kembali dikalahkan Berlian Bank Jateng dengan skor 1-3.

Dengan begitu, Mars Kota harus menjalani laga hidup-mati menghindari zona degradasi melawan Surya Muda, Jumat (8/11). “Kami harus memanfaatkan kesempatn terakhir untuk menghindari degradasi dengan Surya Muda pada Jumat (8/12),” kata manajer Mars Kota, Agus Efendi.

Kemenangan saja tak cukup. Mars Kota harus menang dengan keunggulan telak 3-0. “Jika hanya menang 3 – 1, kami masih dinilai dari head to head untuk merebut posisi enam dan tujuh,” imbuh Agus.

Menurut Agus, jebloknya prestasi Mars Kota tahun ini dipicu sejumlah hal. Salah satunya, para pemain yang sudah melewati masa emasnya.

Sejak 2012, kerangka Mars Kota cenderung tak berubah. Selama 4 tahun terakhir, Mars Kota telah mendominasi 3 besar Livoli Divisi Utama. “Mungkin masa emas teman-teman sudah lewat karena tergerus usia,” aku Agus.

Sementara performa para pemain Rival seperti Samator dan Indomaret saat ini masuk usia emas. “Tim lain juga sudah dipersiapkan untuk proliga juga,” aku Agus.

Source link