Belasan pasangan hugel (hubungan gelap) itu terjaring razia pekat yang digelar Senin (14/5) tengah malam di kamar hotel kelas melati di kawasan Jalan Tanjung Semarang. Mereka terkejut saat petugas mendatangi satu persatu dan mengetuk pintu kamar yang berada di lorong. “Dia tunangan saya pak,” ujar salah seorang pemuda yang mengaku mahasiswa sebuah PTN di Kota Semarang.

Setidaknya ada dua hotel melati yang dirazia petugas di Jalan Tanjung. Sebagian besar tidak bisa menunjukkan surat resmi pasangan. Ada juga yang tidak membawa KTP dan kartu identitas lainnya.

Kabid Trantibunmas Satpol PP Kota Semarang, Martin Stevanus Dacosta, mengatakan, setidaknya ada 11 pasangan yang terjaring razia pekat ini. Selain belasan pasangan tidak resmi, petugas juga menjaring belasan Pekerja Seks Komersial (PSK) di lokasi yang sama.  “Para PSK itu merupakan wajah lama yang sudah sering terjaring razia di kawasan tersebut,” katanya. 

(sm/mha/zal/JPR)