Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri dari pihak kepolisian, kecelakaan maut ini terjadi Sabtu (19/5) pukul 22.30 WIB. Saat itu, Mukri yang baru saja dari Tulungagung berencana pulang ke Gresik. Dia mengendarai Toyota Rush W 1459 CK. “Saat itu, yang bersangkutan (Mukri) mengaku melaju dengan kecepatan 50 km/jam,” terang Kanitlaka Polres Kediri Iptu Roni Robi.

Pada saat bersamaan, dengan arah yang sama, di depan Mukri, melaju Dwi May Zulfania. Warga Desa Ngebrak, Kecamatan Gampengrejo itu mengendarai Yamaha Mio merah AG 3085 JI.

Mendekati lokasi kejadian, di Jalan Raya Kediri-Kertosono, tepatnya di Desa Gampeng, Kecamatan Gampengrejo, Mukri dan Dwi bermaksud menyalip kendaraan di depannya. Kedua kendaraan itu menyalip dalam waktu bersamaan.

Tak disangka, dari arah berlawanan, melaju truk yang belum diketahui identitasnya. Menyadari kalau berada terlalu di tengah, Mukri bermaksud membanting setir ke kiri. Saat itulah, petaka terjadi. Diduga salah perhitungan, bodi mobil menyenggol kemudi motor Dwi. “Bodi mobil bagian bawah jendela depan menyenggol stang motor korban,” ujarnya.

Perempuan yang masih mahasiswi tersebut tidak mampu mengendalikan kendaraannya. Dan..brakkk..motornya pun jatuh ke kiri. Diduga karena jatuh dengan keras, Dwi mengalami luka parah di kepala. Helm yang digunakannya sampai pecah. “Korban mengalami luka parah dan dibawa ke RS Bhayangkara,” bebernya.

Saat Dwi jatuh itu, Mukri belum sadar. Hingga akhirnya, teman Dwi yang berkendara tak jauh dari Dwi berusaha mengejar mobil hingga akhirnya menepi. “Iya, dikejar teman korban dan warga sudah mulai ramai,” terangnya. Saat ini polisi masih melakukan pengembangan penyelidikan. Belum ada penetapan tersangka siapa yang bersalah dalam kecelakaan ini.

Hanya saja, Roni menjelaskan kalau dalam kondisi posisi berjajar tersebut, seharusnya mobil tetap berjalan sejajar dan tidak membanting terlalu dalam ke kiri, kemudian menyalakan lampu sein kanan agar pengemudi truk memberi ruang. “Kami masih melakukan pemeriksaan saksi,” jelasnya.

Ditemui di Polres Kediri, Mukri mengaku kalau menyalip dalam waktu bersamaan dengan korban. Namun dari arah berlawanan ada truk menuju ke selatan yang membuatnya membanting kemudi ke kiri. “Dia (Dwi) menyalip motor, trus kita bersenggolan,” ujarnya. Dia juga membantah kalau dalam kondisi mengantuk saat berkendara. “Saya sudah sering perjalanan jauh,” terang Mukri.

Saat ini barang bukti mobil dan motor sudah diamankan oleh pihak kepolisian. Mobil Toyota Rush di Satlantas Polres Kediri sedangkan motor milik Dwi diamankan di Pos Jong Biru.

(rk/*/die/JPR)

Source link