Mereka diserempet truk ketika melintas di Jalur Pantura, Desa Jabung Sisir, Kecamatan Paiton, sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, Hapisah bersama anaknya hendak pulang ke Desa Jabung Candi. 

Dengan diantarkan adiknya, Misbah Ludin, mereka melaju dari barat mengendarai motor Honda Supra Fit. Sesampai di pertigaan Jalan Kiai Hasim Mino, Desa Jabung Candi, mereka hendak belok kanan.

DIAMANKAN: Truk yang menyerempet ibu dan anak diamankan di sekitar Poslantas Sumberlele, Kraksaan.
(Hilal Lahan/ Radar Bromo)

Namun, karena dari arah berlawanan ramai, Misbah menghentikan laju kendaraannya di markah jalan dengan menyalakan lampu sein. Nah, dari belakang mereka diserempet truk bernopol P 8613 UV. Truk ini dikemudikan Sunaryo, 47, warga Tabanan, Bali.

Akibatnya, sepeda motor korban oleng ke kiri. Beruntung, truk di belakangnya masih sempat menghindar. Sehingga, para korban yang terkapar di jalan tak sampai terlindas. 

Tapi, Sohibus Sobri mengalami patah tulang kaki kanan. Sedangkan,kepala Hapisah bocor. “Anak kecil itu kena gencet, ketika dibonceng digendong ibunya,” ujar salah satu petugas Pos Lantas Sumberlele yang tak mau disebutkan namanya.

Sepeda motor korban dan truk yang menabraknya diamankan di Pos Lantas Sumberlele, Kraksaan. Sedangkan, para korban dilarikan ke RSUD Waluyo Jati, Kraksaan. 

“Ketika hendak nyeberang, kami berhenti di median jalan. Sepedanya sudah lampu sein. Tiba-tiba diserempet. Anak saya patah kaki kanannya,” ujar Hapisah.

(br/hil/mie/mie/JPR)

Source link