Mereka mengalami luka-luka serius akibat mobil yang mereka tumpangi nyungsep dan menghantam tembok kantor pos Gilimanuk, Selasa (20/2) pagi.

Kecelakaan tunggal tersebut berawal saat mobil Daihatsu GrandMax N 1480 RF melaju di jalan menuju pelabuhan Gilimanuk dari arah selatan.

Setiba di tikungan landai ke kanan di depan Pura Alas Angker, Gilimanuk, sekitar pukul 05.00, tiba-tiba mobil tersebut kehilangan kendali.

Diduga sopir Muhamad Suryadi, 23, asal Probolinggo mengantuk, sehingga mobil keluar jalur lalu melompati

trotoar di kiri jalan kemudian nyungsep dan berhenti setelah menghantam tembok penyengker kantor Pos Gilimanuk hingga ambrol.

Akibatnya bagian depan mobil ringsek berat. Lima dari 10 orang yang ada didalam mobil mengalami luka-luka.

Oleh anggota Polsek Kawasan Laut Gilimanuk yang dipimpin Kanit Lantas AKP Made Suwandra, bersama warga korban luka-luka kemudian dievakuasi ke Puskesmas Gilimanuk.

Mereka yang terluka semuanya asal Probolinggo yakni sopir Muhamaf Suryadi mengalami luka luka pada bawah mata, dan atas mata kanan dan harus dijarit.

Ashadi, 50, patah pada tangan kiri,  Supardi mengalami luka luka pada pelipis kiri dan dahi, Hasbuloh,34, mengalami luka luka lecet pada pipi, luka lecet pada tangan kiri,

dan Rena Pranda Rita Susanti, mengalami luka luka pada bibir, luka lecet pada jari jari tangan kiri.

“Semua korban luka-luka sudah mendapat penanganan medis di Puskesmas Gilimanuk. Sementara mobil yang mengalami kecelakaan itu kita amankan,” ujar Kasatlantas Polres Jembrana AKP Yoga Widiatmoko. 

(rb/nom/mus/mus/JPR)

Source link