Sayang, nihil temuan. Baik, sarkoba, sajam dan lain sebagainya yang mencurigakan. Sekadar diketahui, dalam razia tersebut,

polisi menerjunkan anggota bersenjata lengkap, disertai anjing pelacak itu bertujuan untuk menjaga dan menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Razia dimulai pukul 23.00. “Di dua tempat dua karaoke ini petugas tidak menemukan adanya penyalaguna narkoba ataupun pengunjung yang membawa barang-barang terlarang lainnya,” ungkap sumber.
Kabag Binops Ditreskrimum Polda Bali, AKBP Hangyono, menjelaskan razia yang menyasar tempat hiburan malam dengan melibatkan personel Ops Sikat Agung demi mencegah kasus Curat, Curas, Cusa dan Curanmor.

Menurut perwira melati dua dipundak, para pelaku pencurian biasanya nongkrong di tempat karaoke. Sehingga, dengan dilibatkannya personel Ops Sikat Agung untuk mencari orang-orang yang sudah ada daftar target operasi (TO).

Makanya pemeriksaan juga difokuskan pada identitas diri, “Selain pencegahan dan juga pendeteksidini, kita juga mencari orang-orang yang masuk TO. Sehingga kita memeriksa identitas mereka yang ada disana,” bebernya

Dikatakannya, kegiatan razia seperti ini tidak akan behenti pada dua lokasi tempat hiburan tersebut. Namun, ada tindakan lanjutan dengan menyasar lokasi lainnya.

Selain melakukan penindakan, pencegahan pula ditingkatkan, “Kita akan lakukan ini (Razia) secara berkala. Tidak hanya disini (dua diskotik).

Tapi, lokasi-lokasi yang lainnya juga akan dilakukan tindakan serupa. Ya, intinya kita terus berpindah-pindah sesuai dengan pemetaan timm,” ungkapnya.

(rb/dre/mus/mus/JPR)

Source link