Bagi Spaso – sapaan akrabnya, Bali menjadi rumah pertama dan sebenarnya di Indonesia. Betapa tidak. Spaso sempat berseragam Bali Devata, klub penghuni Liga Premier Indonesia (LPI) di tahun 2011.

“Saya merasa pulang ke rumah karena Bali menjadi tempat pertama saya berkarir di Indonesia. Saya memilih Bali United

karena visi – misi klub bagus dan ingin menjadi bagian sejarah klub. Banyak alasan untuk kembali ke Bali,” ujar Spaso.

Untuk di Bali United sendiri, dia akan memakai jersey bernomor punggung yang sama saat di Bali Devata; nomor sembilan.

“Saya tidak mungkin memakai nomor punggung 87. 87 tetap milik Stefano (Lilipaly, Red),” kata Spaso kemarin.

(rb/lit/mus/mus/JPR)

Source link