BANYUWANGI – Mendekati Idul Fitri 2018, perhiasan emas banyak diburu oleh warga. Meningkatnya transaksi perhiasan logam mulia itu menjadi perhatian aparat Polres Banyuwangi.

Anggota Satuan Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polres Banyuwangi rutin melakukan patroli. Dengan bersenjata laras panjang SS1-V2, petugas menggelar patroli di hampir seluruh toko emas di Pasar Banyuwangi. Target pengamanannya adalah pedagang dan pembeli perhiasan emas.

Kasat Sabhara Polres Banyuwangi AKP Basori Alwi mengatakan, patroli digelar sepanjang pagi, siang, dan juga patroli malam. Langkah itu sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang hendak melakukan transaksi perhiasan. ”Warga kami imbau agar tidak takut belanja emas, karena aparat selalu siaga menggelar patroli pasar. Apalagi lokasi toko emas di Pasar Banyuwangi dekat dengan Pos Sabhara 8.0,” ujarnya.

Supaya terhindar dari sasaran pelaku kriminal, kata Basori, warga yang hendak membeli perhiasan emas dan membawa uang dalam jumlah besar agar berhati-hati. Warga disarankan agar menyimpan dompet di lokasi aman, sehingga tidak menggoda pelaku kejahatan. ”Emas yang sudah dibeli tak usah dipakai secara berlebihan. Begitupun dengan uang yang hendak digunakan sebagai alat pembayaran. Keluarkan seperlunya saja,” pesannya.

Tidak hanya itu, para pemilik usaha toko perhiasan juga diminta waspada dari aksi pencurian dan perampokan. Setiap transaksi hendaknya dipantau secara cermat, agar kasus pencurian emas oleh calon pembeli tak terjadi. ”Selain pembeli, pemilik toko perhiasan kami imbau juga untuk memasang closed circuit television (CCTV) agar saat terjadi aksi tindak kriminalitas mudah dalam melakukan penelusuran. Perlu juga dipasang alarm sehingga ketika terjadi pencurian emas dapat difungsikan sebagai penanda,” terang Basori.

Patroli pengamanan pasar yang dilakukan Satsabhara tersebut juga digelar dengan mengendarai motor trail dan berjalan kaki. Sambil menenteng senjata laras panjang, dan mengenakan helm serta rompi anti peluru, petugas mengawasi tiap transaksi di toko emas yang berderet di sepanjang pasar tradisional kebanggaan warga Bumi Blambangan tersebut.

Tidak hanya pasar dan toko perhiasan. Aparat kepolisian juga rutin melakukan pengamanan di sejumlah objek vital gardu induk PLN, Pertamina, serta beberapa kantor bank, anjungan tunai mandiri (ATM), pusat pertokoan, dan pusat perbelanjaan. ”Semuanya kami berikan pengamanan dan patroli rutin untuk mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas,” tandasnya.

Source link