Akibatnya, traktor diperkirakan sudah tidak bisa digunakan. Kasie Pemadam kebakaran Satpol PP kabupaten Situbondo, Hadi Siswoyo  megatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 kemarin. Dia menenerangkan, api berasal dari tumpukan kayu yang ada di sekitar traktor diparkir.

Pria yang akrab disapa Cecek itu menjelaskan, dugaan penyebab kebakaran bukan karena unsur kesengajaan. Akan tetapi karena ada warga yang membakar sampah di sekitarnya. “Kemudian apinya meremebet ke tumpukan kayu hingga membakar traktor,” terangnya.

Sedangkan untuk penyebab pastinya, masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Karena itu, setelah api berhasil dipadamkan, polisi langsung melakukan olah TKP kemarin. “Masalah ini kita serahkan kepada aparat berwajib,” ujar Cecek.

Cecek menerangkan, untuk kepentingan pemadaman, pihaknya menerjunkan empat unti mobil damkar . Sayang, traktor tidak bisa diselamatkan dari amukan si jago merah. “Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian,” ujarnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Sementara itu, traktor tersebut milik warga yang bernama Edi Sugiarto, 53. Petugas memperkirakan kerugian materi menyampai Rp.200 juta.

Edi Sugiarto, pemilik traktor mengatakan, dirinya memarkir trakornya itu karena baru selesai diperbaiki. Dia memperkirkan, akibat kebakaran yang terjadi, trakor harus diperbaiki total. “Karena harus diganti semua,” ujarnya.

Dia meminta kepada aparat kepolisian untuk melakukan penyelidikan penyebab kebakaran. Jika ada unsur kesengajaan, dia berharap agar pelakunya diproses secara hukum. “Jika memang karena murni musibah, saya sudah rela, saya terima,” pungkasnya.

Source link