RADARSEMARANG.id – Pasangan Ganjar-Yasin dipastikan memenangkan Pilgub Jateng yang digelar Rabu (27/6) kemarin. Berdasarkan hasil Quick Count LSI Denny JA, pasangan Ganjar-Yasin unggul dengan memperoleh suara 58.79 persen. Sementara pasangan Sudirman – Ida Fauziyah memperoleh suara sebesar 41.21 persen. Hasil itu diambil dari sampel 400 TPS yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se Jateng, dengan margin error 1,0 persen.

Pilgub Jateng dinilai tak banyak memberikan kejutan karena prediksi awal Ganjar-Yasin diunggulkan. Karena LSI Denny JA saat melakukan Ganjar-Yasin berada di kisaran 54 persen. “Justru suara Sudirman – Ida Fauziyah yang survei terakhir hanya 13 persen, ternyata meninggkat sampai 41 persen,” kata kata Direktur LSKP-LSI Denny JA, Sunarto saat memaparkan Quick Count Pilgub Jateng, kemarin.

Dari survei yang dilakukan, partisipasi pemilih di Pilgub Jateng sebesar 64.60 persen dengan angka golput 35.40 persen. Jumlah itu meningkat jika dibandingkan partisipasi pemilih Pilgub 2013 yang hanya 44.27 persen. “Pasangan Ganjar-Yasin hampir menyapu bersih 35 daerah se Jateng. Dari hasil survey hanya tertinggal di dapil Jateng 11 Brebes dan Kabupaten Tegal,” ujarnya.

Kemenangan Ganjar-Yasin diyakini karena merupakan calon petahana dan memiliki elektabilitas tinggi dibandingkan Sudirman-Ida Fauziyah. Selain itu, masyarakat sudah sangat puas dengan kinerja Ganjar sejak menjabat Gubernur 2013-2018. “Sementara isu e ktp yang selama ini digunakan menyerang Ganjar tak maksimal. Karena memang banyak masyarakat Jateng yang tidak percaya dengan kasus tersebut,” tambahnya.

Ketua KPUD Joko Purnomo mengapresiasi partisipasi pemilih di Jateng yang cukup besar. Ia optimis target partisipasi 77.5 persen bisa terealisasi dalam Pilgub Jateng. Bahkan, sejumlah TPS yang kreatif dan unik diyakini bisa meningkatkan partisipasi pemilih. “Antusiasme masyarakat sangat besar, saya yakin akan bisa tercapai,” katanya.

Joko Purnomo menambahkan, KPUD  Jawa Tengah menargetkan penghitungan real count Pilgub 2018 selesai Rabu (27/6) pukul 24.00. Sampai pukul 18.00, tidak ada kendala dalam penghitungan real count. “Pukul 24.00 itu target, tapi jika tidak memungkinkan, bisa besok pagi. Tapi optimistis setidaknya bisa 90 persen meski ada kendala,” katanya.

Setelah tahap penghitungan maka KPU akan melakukan penetapan hasil pada 9 Juli 2018 dan penetapan pasangan calon pada 12 Juli 2018. Dengan catatan tidak ada gugatan ke MK. “Jika nanti ada gugatan maka penetapan tiga hari setelah ada putusan MK. Soal waktu di MK, itu kewenangan MK,” tambahnya.