MAYONG – Pembangunan kios blok depan di Pasar Mayong kini telah selesai. Namun belum semua pedagang menempati kios-kios baru yang ada di blok tersebut. Meskipun semua kunci telah diserahkan oleh pengelola pasar kepada pemiliki kios.

Pantauan Jawa Pos Radar Kudus, dari 94 kios di blok depan, terdapat  sepuluh kios yang baru ditempati. Kios depan yang menghadap ke jalan raya bahkan belum ada satu pun yang buka. Kios yang sudah ditempati hanya blok depan yang menghadap selatan.

Seorang pedagang alat rumah tangga Nardi, 42, mengaku sudah tiga hari menempati kios baru. Sedangkan pedagang lain masih ada yang belum menempati. Hal ini karena pedagang-pedagang lain masih menyelesaikan kontrak. Meski sudah disediakan tempat relokasi di lantai dua, para pedagang memilih kontrak kios di bagian dalam pasar.

“Pedagang lainnya belum pindah ke sini karena mereka masih memunyai kontrak di los-los yang bawah ini (lantai satu dalam pasar, Red). Saya sudah persiapan lama dari kios yang di dalam. Ketika sudah dapat kunci baru, saya langsung boyongan ke sini (kios baru, Red),” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pedagang sepatu Rumiseh, 50, mengaku menempati kios barunya selama dua hari. Dirinya memprediksi, dalam beberapa hari ke depan, pedagang akan memenuhi blok baru tersebut. Selama pengerjaan pembangunan pasar ia menempati kios relokasi di lantai dua. Dia pun hanya berjualan pada Jumat dan Minggu, karena di lantai dua relatif sepi.

“Saya senang dengan kios ini karena lebih bersih. Pelanggan mulai ramai berdatangan. Kalau di atas cuma hari Jumat dan Minggu saja yang ramai. Sekarang sudah kembali ke kios semula,” tuturnya.

Kabid Pengelolaan Pasar pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Musthakim mengungkapkan, saat ini pedagang masih mempersiapkan kepindahan ke kios baru. ”Semua kunci sudah diserahkan, saat ini pedagang sedang menata tempat berdagang baru. Nantinya (blok baru) tersebut akan ditempati oleh pedagang sembako, gerabah, emas hingga warung makan,” tuturnya.

Peresmian kios baru rencanakan pada Rabu (24/1) mendatang. Bupati Jepara Ahmad Marzuqi yang akan meresmikan secara langsung. “Kami pastikan semua pedagang menempati kios blok depan,” tandasnya.

(ks/war/zen/top/JPR)