NAHAS: Petugas saat mengecek kondisi korban, insert identitas pasutri yang tewas tersetrum.
(Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)

BANYUANYAR – Nahas dialami pasangan suami-istri No Asin, 63 dan Sanima, 55. Warga jalan Kamboja RT 5/ RW 02 Dusun Sukun, Desa Pendil, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo ini ditemukan tewas tersetrum di rumahnya.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, insiden nahas itu diduga terjadi sekitar pukul 03.30. Saat itu, Sanima sang istri tengah mencabuti bulu ayam dengan menggunakan mesin pencabut bulu ayam.

Saat tengah mengoperasikan mesin itu, diduga Sanima tersengat aliran listrik. “Dari keterangan sejumlah saksi dan olah TKP, saat Sanima tersengat listrik, suaminya No Asin berniat menolong,” kata AKP Dugel, Kapolsek Banyuanyar.

Namun nahas, No Asin juga ikut tersengat listrik. Keduanya pun akhirnya meregang nyawa di lokasi kejadian. Keberadaan pasutri yang meninggal itu pertama kali diketahui Siti Zulaiha, 30, tetangga korban yang berniat membeli daging ayam potong sekitar pukul 04.30.

Mendapati pasutri itu tergeletak, Zulaiha pun langsung berteriak untuk minta tolong. Selanjutnya datang Kolatun, 47 tetangga lainnya. Tak berselang lama, warga lain ikut berdatangan.

Petugas kepolisian pun mendatangi lokasi kejadian. “Kedua korban meninggal di lokasi kejadian. Dugaan kuat, keduanya meninggal karena tersengat listrik dari mesin pencabut bulu ayam,” kata Dugel.

TKP: Di lokasi inilah pasutri ini tewas lantaran tersetrum mesin pencabut bulu ayam.
(Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)

(br/mie/mas/mie/JPR)

Source link