Para peserta yang ikut adalah jenjang pendidikan dasar. Yakni SMP/MTs dan SD. Pawai Ta’aruf itu dilepas oleh Plt Sekda Karna Suswandi dan disaksikan Forpimda yang duduk di Paseban Alun-Alun Bondowoso. Selanjutnya mereka berkeliling sekitar kota dan finish kembali di Alun-Alun RBA Ki Ronggo.

Plt Sekda Karna Siswandi yang mewakili Bupati Amin Said Husni menyampaikan, maksud dan tujuan diadakannya Pawai Ta’aruf semata-mata menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan. Hal ini adalah luapan kebahagiaan. Sebab siapa yang berbahagia dalam menyambut bulan Ramadan, maka diampuni didosanya. “Pekan ini sudah datang bulan Ramadan, saya berharap masyarakat bisa menunaikan ibadah puasa dengan penuh semangat dan ketakwaan,” tegasnya.

Dijelaskannya, Pawai Ta’aruf Ramadan ini juga sebagai ajang silaturahmi antar masyarakat. Tentunya semuanya bergembira dan masyarakat Bondowoso terus menunjukkan kerukunan. “Kerukunan dan keamanan adalah ciri khas masyarakat Bondowoso, baik sesama Muslim maupun sesama umat beragama terus terjaga selama ini, semoga kerukunan yang menjadi simbol NKRI ini, terus hidup dan tak pernah padam di Bondowoso Republik Kopi,” paparnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Ijen, berbagai penampilan disuguhkan para peserta Pawai Ta’aruf. Seperti disuguhkan SMPN 3 Bondowoso, sekolah ini menunjukkan berbagai kreasi unik. Mulai pakaian muslimah sampai pertunjukan setan yang dibelenggu. Sekolah lain juga ikut meramaikan Pawai Ta’aruf. Misalnya saja MTsN 2 Bondowoso, sekolah ini menampilkan lafal-lafal Asma’ul Husna yang indah.

(jr/hud/aro/das/JPR)

Source link