BANGIL – Pelarian Khoirul Muzaki, 38, dari buruan polisi, harus terhenti. Warga Dusun Tanjungsari, Desa Tanjungarum, Kecamatan Sukorejo ini berhasil diringkus, setelah sempat buron dua bulan.

Ia ditangkap di rumahnya, Sabtu dini hari (16/12). Penangkapan itu bukan tanpa alasan. Tersangka disebut-sebut terlibat dalam aksi pencurian kendaraan bermotor.

Aksi pencurian motor itu dilakukannya, 24 Oktober 2017 lalu. Korbannya, menimpa Ninik Khusnia, 21, warga Karangsono, Kecamatan Sukorejo. Korban kehilangan motornya, saat parkir di kawasan Perum Chandra Kartika, Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo.

Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Tinton Yudha Riambodo menyampaikan, aksi tersebut tidak dilakukan tersangka seorang diri. Ia melancarkan aksi kejahatannya itu, bersama rekannya, L dan H. “Tersangka Khoirul Muzaki berperan sebagai pengemudi motor dan memantau situasi. Sementara dua rekannya yang masih buron, berperan sebagai eksekutor,” kata Tinton.

Mereka berboncengan ke lokasi dengan mengendarai motor Supra. Begitu di lokasi, para tersangka langsung menggodol motor korban. Caranya, dengan merusak kunci kontak dengan menggunakan kunci T.

Motor yang digondol pelaku, berupa Honda Vario. Korban yang mengetahui motornya raib, melaporkan kejadian yang menimpanya ke polisi. “Korban merugi Rp 9 juta. Karena itulah, ia mengadukan ke polisi,” sambungnya.

Dari laporan itulah, petugas bergerak melakukan penelusuran. Upaya itu, membuahkan hasil. Karena Sabtu dini hari sekitar pukul 01.00, petugas akhirnya berhasil meringkusnya.

“Tersangka berhasil kami tangkap di rumahnya. Dari tangannya, kami mengamankan sejumlah barang bukti. Selain motor Supra dan senjata tajam yang digunakn saat beraksi, petugas juga mengamankan selembar foto kopi STNK motor milik korban,” bebernya.

Karena perbuatannya itu, tersangka kini harus menginap di balik jeruji penjara dengan waktu yang terancam lama. Ia dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancamannya, tujuh tahun penjara.

Source link