PANGGUNGREJO – Besaran bantuan operasional daerah (Bosda) untuk setiap siswa SD dan SMP di Kota Pasuruan dipastikan tidak akan bertambah. Itu dikarenakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) mengajukan besaran Bosda sama dengan tahun ini.

Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas P dan K Kota Pasuruan, Supriyadi mengungkapkan, Pemkot bakal tetap menggelontorkan Bosda untuk SD dan SMP tahun depan. Besaran dana Bosda yang diajukan untuk setiap siswa tidak mengalami perubahan.

Ia merinci untuk siswa SD, pemkot mengajukan anggaran Bosda sebesar Rp 150 ribu per siswa dalam setahun. Sementara untuk siswa SMP, Pemkot mengajukan anggaran Bosda sebesar Rp 265 ribu per siswa dalam setahun.

“Beberapa waktu lalu, kami sudah mengajukan ke dewan. Besarannya sama dengan tahun ini,” katanya.

Ia menjelaskan pengajuan Bosda ini memperhitungkan kemampuan anggaran Pemkot. Pasalnya, Bosda ini tidak hanya diperuntukkan bagi siswa miskin saja. Namun seluruh siswa asal Kota Pasuruan juga mendapatkan hak yang sama.

Menurutnya, pemberian Bosda ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, untuk menjamin terwujudnya pendidikan 12 tahun di Kota Pasuruan. Sehingga, jumlah anak putus sekolah di Kota Pasuruan dapat ditekan setiap tahunnya.

“Kami upayakan agar Bosda ini tetap ada setiap tahunnya. Supaya, pendidikan di Kota Pasuruan dapat merata,” terang Supriyadi.

Source link