Rumah Sakit Islam Siti Hajar menggelar seminar awam yang bertema Sukses Mendapatkan Buah Hati, Sabtu (13/1). Seminar tersebut diikuti 60 peserta dari masyarakat umum yang rata-rata merupakan pasangan suami-istri yang sedang merencanakan kehamilan.
Salah satu narasumber yang menyampaikan materi adalah dr Raz Fidez Umi R, M.Kes., Sp.OG. Dalam paparannya, sebelum merencanakan kehamilan, baik fisik maupun mental perlu dipersiapkan. Selain itu, beberapa pemeriksaan harus dilakukan. Seperti, pemeriksaan darah, kencing, HIV, atau screening genetic bagi wanita yang beresiko tinggi, yakni di atas usia 35 tahun atau pernah keguguran.
Tak kalah pentingnya, gaya hidup juga harus diperhatikan. “Stop rokok, alkohol, kafein, serta diimbangi dengan olahraga,” ujar Raz.
Dia melanjutkan, persiapan nutrisi perlu dilakukan tiga bulan sebelum kehamilan. Kesehatan reproduksi pun menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pembuahan. “Baik suami dan istri sama-sama harus memeriksakan kesehatan reproduksinya,” imbuhnya.
Bagi istri bisa memeriksakan apakah ada gangguan di rahim, indung telur, tuba falopi, atau ada infeksi di vagina. Sedangkan suami melakukan pemeriksaan analisa sperma. Namun ia menegaskan tidak hanya bagi pasangan yang sudah menikah, pemeriksaan kesehatan reproduksi ini juga bisa dilakukan oleh pasangan yang akan menikah. (nis/jee)