”Kesepahaman itu juga untuk  mengoptimalkan pendampingan terhadap perempuan dan anak,” jelas Ketua DPC Peradi Surakarta, Badrus Zaman kepada Jawa Pos Radar Solo.

Selain itu, Peradi Surakarta juga sedang mendampingi para aktivis yang menjadi terdakwa kasus perusakan aset PT RUM saat menggelar demonstrasi mendesak penuntasan bau menyengat akibat limbah pabrik bersangkutan.

Nah, pada bulan penuh berkah ini, Peradi Surakarta ikut berbagi kebahagiaan dengan menggelar buka puasa bersama advokat se-Eks Karesidenan Surakarta.

Menu yang disajikan cukup istimewa. Yakni memesan dari puluhan pedagang kaki lima yang biasa mangkal atau melintas di depan kantor DPC Peradi Surakarta Jalan Temugiring Raya, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan.

“Ini guna ikut memberdayakan ekonomi pedagang. Ada pula pembagian takjil dan nasi murah di sejumlah titik. Seperti di belakang Terminal Tirtonadi, Pasar Kleco, dan lainnya,” pungkasnya. (wa)

(rs/fer/fer/JPR)