Hanif Marimba, perajin lampion mengaku sudah lama bergelut di bisnis ini. Tak hanya untuk perayaan Imlek saja, pesanan juga sering didapat untuk acara lainnya. Terutama wedding party.  Diakui Hanif, sejak awal November 2017, sudah banyak instansi yang memesan lampion untuk kebutuhan Imlek. Disusul pesanan perorangan atau di luar instansi.

”Mendekati Imlek memang permintaan naik tiga kali lipat. Karena kalau hari biasa hanya tempat-tempat tertentu saja yang menggunakan lampion. Seperti event di mal. Tahun ini, memang sudah ramai permintaa, tapi puncaknya nanti di akhir Januari. Karena itu stok juga kami tambah,” jelas Hanif kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (24/1).

Ditambahkan Hanif, sampai saat ini instansi di wilayah Kota Solo dan sekitarnya sudah memesan seribu lampion. Pesanan juga datang dari Jakarta, Semarang, Jogja, hingga luar Jawa. Sementara jenis lampion yang dicari berbentuk bulat.

(rs/gis/bay/JPR)