“MoU ini merupakan bagian dari upaya gerakan pemberdayaan ekonomi dan pemuda,” kata Ketua Umum Permadani Muhammad Khozin. Menurut dia, Permadani menempatkan mahasiswa sebagai ujung tombak akselerasi dan kesuksesan program tersebut.   

Mahasiswa Staiqod, terutama yang menempuh studi ekonomi Islam akan dilibatkan secara proaktif dalam setiap kerja sosial Permadani di bidang kewirausahaan dan kepemudaan. Mereka akan ikut memberdayakan kegiatan wirausaha yang dilakukan  masyarakat Jember. 

Pria yang akrab disapa Gus Khozin itu menjelaskan, Permadani fokus pada pemberdayaan karena pada dasarnya setiap manusia memiliki kemampuan untuk berdaya. “Ini hakikat dan naluri manusia, hanya saja belum teraktulialisasikan,” teganya. 

Selain itu, terjadi perbedaan yang cukup tinggi tingkat ekonomi di kalangan masyarakat. Untuk itulah Permadani hadir untuk menjadi wasilah agar masyarakat bisa mengoptimalkan kemampuannya hingga berdaya. Seperti visi Permadani sendiri, Bersama, Berkarya, Berdaya. 

Selain MoU, kegiatan itu juga pengukuhan pengurus koordinator wilayah tengah, utara dan selatan. Para koordinator tersebut akan melakukan pendataan potensi UMKM yang ada di wilayah masing-masing. “Sebelumnya sudah terbentuk koordinator wilayah timur dan barat, ini untuk memperkuat infrastruktur keorganisasian dalam kerja sosial pemberdayaan di masyarakat,” paparnya. 

Bahkan, pihaknya sudah melakukan pendataan dan maping potensi UMKM yang akan dibina. Permadani siap memberikan akses modal,  pelatihan packing, branding, pemasaran dan lainnya. “Kami ingin berjalan bersama dengan kelompok usaha untuk berdaya bersama,” terang alumni Ponpes Nurul Jadid tersebut. 

Sinergi Permadani dengan Staiqod mendapat apresiasi Pembantu Ketua III Kemahasiswaan Staiqod, Nurul Anam. Pihaknya siap menerjunkan mahasiswa agar ikut memberdayakan warga. “Sinergitas ini akan memaksimalkan pemberdayaan menjadi lebih baik,” tuturnya. 

Disamping itu, workshop kewirausahaan tersebut menghadirkan Nurul Hidayat, dosen Ekonomi Syariah IAIN Jember sebagai pemateri. Bahkan, peserta tidak hanya dari mahasiswa, tetapi para pelaku UMKM di Jember juga turut berpartisipasi dalam kegiatan itu.

(jr/gus/aro/das/JPR)

Source link