Banjir itu terjadi setelah hujan lebat mengguyur sebagian wilayah Bondowoso. Khususnya di wilayah Kelurahan Kota Kulon Kecamatan Bondowoso. Untung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. 

Suwarno, warga RT 7 RW 2, Kota Kulon mengatakan baru kali ini wilayah Kota Kulon banjir.”Hujannya sangat deras. Air sungai meluap,” katanya kepada Jawa Pos Radar Ijen, Selasa (13/2). 

Bahkan, air luapan mencapai setinggi lutut orang dewasa.”Air yang berwarna kecokelatan setinggi 30 sentimeter,” katanya. Warga agak panik mendapati rumahnya tergenang air luapan sungai. 

Selain itu, beberapa perkampungan di Kota Kulon, seperti sekitar pasar ikan kota kulon, juga mengalami genangan air. Bahkan, warga sekitar selalu waspada saat hujan deras dan dalam durasi lama.”Kalau hujan turun cukup deras dalam waktu berjam-jam, maka sudah bisa dipastikan air dari selokan meluap. Tapi biasanya luapannya kecil tidak sampai banjir besar seperti kali ini,” kata Hanum, warga Kota Kulon. Bahkan, jalanan di perkampungan Kota Kulon digenangi air hujan.

Sementara itu, diwilayah Desa Poncogati Kecamatan Curahdami, juga terjadi banjir. Wilayah Poncogati yang merupakan daerah hulu itu, juga karena sungainya meluap. Tak ayal, sebuah sepeda motor milik warga Poncogati, terseret arus sungai yang meluap. Hujan yang setiap hari mengguyur Bondowoso memang perlu diwaspadai oleh warganya. Sebab, berpotensi banjir dan longsor.

(jr/her/aro/das/JPR)

Source link