GAMBIRAN-RS Al Huda layani Hemodialisa (HD) gratis bagi peserta BPJS Kesehatan di Instalasi Hemodialisa RS Al Huda. Instalasi  tersebut melakukan 1.600 lebih tindakan per bulan.

Hal itu disampaikan Direktur RS Al Huda dr Indiati MMRS saat menerima kunjungan Kepala BPJS Kesehatan Banyuwangi Hernina Agustin Kamis pekan lalu (3/5).

Indi mengatakan, dengan 27 mesin HD dan layanan tiga  shift per hari, RSAH siap layani HD bagi peserta BPJS Kesehatan secara gratis. ”Mereka dilayani tanpa ada cost sharing bila sesuai dengan prosedur, syarat, dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh BPJS Kesehatan,” jelas Indiati.

Indi menambahkan, pelayanan medik spesialistik yang ada di RS Al Huda ini relatif lengkap. Ada empat spesialistik dasar seperti spesialis bedah, spesialis anak, spesialis penyakit dalam, serta spesialis kebidanan dan kandungan. Semua itu siap setiap saat. ”Ada juga layanan spesialis yang lain seperti syaraf, mata, paru, orthopedi, THT, jiwa dan jantung, spesialis bedah mulut, radiologi, dan anestesi,” ujarnya.

Dijelaskan, sudah menjadi komitmen RS Al Huda untuk selalu berupaya meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan demi kepuasan pasien. Untuk itu, Indi berharap agar kerja sama pelayanan kesehatan antara RS Al Huda dengan BPJS Kesehatan bertambah solid di masa mendatang. ”Semua itu bisa diharapkan memberikan manfaat bagi peserta BPJS Kesehatan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Banyuwangi Hernina Agustin mengatakan, kunjungan kali ini bertujuan untuk silaturahmi. Selain itu, pihaknya ingin sharing dan memantapkan kerja sama yang sudah terjalin. ”Kami juga mengucapkan terima kasih karena selama ini RS Al Huda sudah memberikan pelayanan kesehatan yang baik bagi peserta BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Dengan saling sharing dan memberikan masukan yang komprehensif, kata Hernina, diharapkan bisa mewujudkan pelayanan kesehatan yang optimal. Paling  tidak, kata dia, meminimalkan masalah dan kendala yang muncul dalam pelayanan bagi peserta BPJS Kesehatan di RS Al Huda. (*/bay)

(bw/mls/ics/JPR)

Source link