Sama halnya dengan petugas perhubungan lainnya, semua petugas teknis di Bandara Banyuwangi pada musim Lebaran pun siaga di job masing-masing. Seperti petugas Air Navigation. Baik yang bertugas di luar teknis navigasi hingga petugas navigasi, semua masuk kerja.

Suasana kesibukan terlihat di menara pantau Air Traffic Controller (ATC), setiap hari tiga petugas piket selalu memonitor mulai pukul 11.30 hingga 16.00. ”Kita tidak ada yang cuti atau mudik, semua on,” ucap Suri Fikriansyah.

Semua petugas di kantor Air Navigation,  mulai dari petugas Pemandu Lalu Lintas Udara/ATC, Aeronautical Telecommunication Service Reporting Office (ATS RO), Communication, Navigation, Surveillance (CNS), Electrical Engineering Support (EES), hingga petugas sekuriti dan keamanan tidak ada yang libur. ”Semua masuk, yang tugas di sekuriti juga masuk,” jelas pria asli Banjarmasin ini.

Sementara itu, tiga petugas ATC yang piket mengaku selama bertugas tidak pernah mengambil cuti. Ratih Yunisari, 31,  perempuan asal Tuban ini mengaku sejak dirinya berdinas di Kemenhub, dirinya tidak pernah bisa mudik Lebaran. Namun, beruntung karena saat ini Ratih bisa memboyong keluarganya dan tinggal di Lugonto, Kecamatan Rogojampi. ”Suami dan anak saya tinggal di sini,” ucapnya.

Biasanya, Ratih akan mudik ke kampung halaman setelah musim mudik dinyatakan selesai dan aktivitas perhubungan udara sedikit menurun. ”Sejak 2014 di sini ya tidak pernah mudik saat Lebaran,” imbuhnya.

Untuk jadwal piket, Ratih menjadi asisten controller yang dikendalikan Made Arsawiguna, 29. Pria yang berasal dari Denpasar, Bali ini saat Lebaran memang tidak mudik. Mengingat sekarang semua keluarganya tinggal di Banyuwangi. ”Saya asli Bali. Saya tidak mudik, keluarga ada di sini.” jelasnya.

Hal senada disampaikan Ahmad Teguh, 24, pemuda yang berasal dari Sidoarjo ini mengaku sejak lulus dari Poltek Penerbangan (dulu ATKP), dia selalu bertugas saat Lebaran. Rutinitas ini di jalani sejak bertugas di Papua. Berbeda dengan Ratih, Teguh yang masih lajang ini mengaku akan menghabiskan waktu di luar piketnya dengan mengunjungi sesama petugas yang bekerja di bandara. ”Sejak tugas di Illaga, Papua ya masuk terus, Mas,” ungkapnya.

Source link