BANYUWANGI – Hujan mulai berdampak serius bagi RSUD Blambangan. Hujan yang berlangsung lebih kurang setengah jam sore kemarin membuat ruang Medical Record (MR) dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) menjadi tergenang. Bukan sekali ini saja, fenomena itu telah terjadi berulang kali.

Selain banjir, beberapa bagian atap plafon dari rumah sakit juga ambrol. Pemandangan ini tersaji jelas di bagian depan selasar IGD. Beberapa bagian plafon jebol terkena hujan. Bahkan air menetes deras dari plafon yang menutup bagian tersebut.

Di dalam ruangan IGD, pemandangan lebih mengenaskan. Air dari ruang MR di lantai dua mengalir seperti sungai. Air kemudian meluber hingga membasahi sebagian lantai di ruang gawat darurat tersebut. Beruntung, kondisi itu tidak menghalangi pelayanan di ruang gawat darurat itu.

Bahkan beberapa keluarga pasien turut membantu petugas kebersihan rumah sakit yang mengeringkan genangan air di dalam ruangan. ”Hujannya deras mungkin gentingnya ada yang melorot,” ujar warga yang turut membantu petugas kebersihan rumah sakit.

Di sisi lain fenomena tersebut direspons oleh pihak rumah sakit. Kepala Bagian Pelayanan RSUD Blambangan dr Asiah Aswin mengatakan, pihaknya akan segera melaporkan kejadian itu ke bagian umum. Sehingga langsung ada penanganan cepat. ”Terima kasih atas informasinya,” ujarnya.

Source link