KRAKSAAN – Sejumlah pejabat Polres Probolinggo Jumat (22/12) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPBU di wilayah Kraksaan. Sidak itu digelar untuk mengantisipasi adanya kecurangan saat menakar penjualan bahan bakar minyak (BBM).

Selain itu, sidak itu juga digelar untuk mengetahui stok BBM di sejumlah SPBU jelang liburan Natal dan tahun baru. Sebab, jelang akhir tahun, kebutuhan BBM meningkat.

Sidak itu dipimpin langsung oleh Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad. Ia mengatakan, sesuai intruksi dari Kapolri, pihaknya mengecek dan memastikan ketersedian BBM di sejumlah SPBU wilayah hukumnya.

Hal itu sebagai antisipasi, terjadinya kelangkaan BBM saat libur panjang Natal dan tahun baru. Mengingat, saat libur panjang akhir tahun ini diperkirakan terjadi kelonjakan kendaraan bermotor.

”Jangan sampai, di saat ditengah libur panjang perayaan Natal dan tahun baru, malah terjadi kelangkaan. Setelah kami cek di sejumlah SPBU jalan pantura ini, ketersediaan BBM masih cukup dan pengiriman dari Pertamina tetap lancar,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga mengecek ulang takaran mesin di sejumlah SPBU. Hasilnya, sejumlah alat takar dinyatakan sesuai dan tidak terjadi kecurangan.

“Kami cek ukuran takaran mesin pengisian BBM di SPBU. Tidak ada kecurangan takaran. Kemudian di cek kadar bahan bakarnya, juga tidak ada campuran. Kami akan terus pantau. Jangan sampai kejadian ulah oknum pemilik SPBU di luar Jawa terjadi yang mencurangi konsumen, terjadi di Probolinggo,” tegasnya.

Aya, pengawas SPBU Semampir Kraksaan mengatakan, jelang libur panjang Natal dan Tahun Baru, memang terjadi lonjakan kebutuhan BBM. Jenis Pertamax misalnya. Biasanya penjualan sekitar 10.000 liter, beberapa hari terakhir sampai 12.000 liter.

”Tidak ada kecurangan pengisian BBM di SPBU kami. Bahkan, rutin selaku dilakukan tera ulang. Seperti yang dicek tadi (Jumat), malah hasilnya kelebihan,” ungkapnya.

Source link