Kasubid Fisika Komputer Labfor Mabes Polri Cabang Semarang AKBP Teguh Prihmono mengakui, selain kabel ada abu yang diambil. Abu tersebut juga diambil untuk diuji di laboratorium.

”Kami telah amankan barang bukti. Di antaranya berupa abu dan potongan instalasi kabel listrik. Namun, hasil dari penyebab kebakaran belum bisa kami sampaikan karena masih dalam tahap pengembangan,” katanya.

ANTISIPASI PENJARAHAN: Personel Polres diterjunkan untuk menjaga keamanan Kudus Plaza.
(DONNY SETIAWAN/RADAR KUDUS)

Tim Labfor juga masih mengumpulkan keterangan saksi. Ada enam saksi yang telah dimintai keterangan. Mereka memberi keterangan bahwa sumber awal api berasal dari lantai dua. Namun, mereka tidak bisa menjelaskan secara rinci karena saat itu hanya mencium bau asap.

Untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, Tim Labfor juga kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Olah TKP dimulai pukul 11.00. Tim labfor masuk ke lantai dua melalui ekskavator di tengah gedung Kudus Plaza.

Mereka melakukan pemeriksaan sekitar satu setengah jam. Olah TKP yang dilakukan kali ini lanjutan dari sebelumnya. Kamis (22/2) lalu bangunan belum memungkinkan untuk investigasi secara menyeluruh.

Disinggung mengenai adanya faktor kesengajaan, hal tersebut belum bisa dipastikan. Sebab, penelitian sejumlah barang bukti dari Labfor akan berjalan kurang lebih hingga satu pekan ke depan.

”TKP masih ada police line. Kami masih menetapkan status quo. Sebab, masih memungkinkan olah TKP lanjutan. Apabila barang bukti yang dikumpulkan dirasa belum cukup kuat,” bebernya.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning mengatakan, pengamanan lokasi dilakukan agar masyarakat tidak memasuki area Kudus Plaza. Pihaknya juga antisipasi adanya penjarahan. Kudus menyiagakan 50 personel dari polres dan polsek.

”Sekitar 50 anggota disiagakan 24 jam. Kami tempatkan personel di lokasi dan dirikan tenda untuk pengawasan selama proses identifikasi selesai,” tegasnya.

Sementara itu, Store Manager MDS Kudus Djarot Trinobo mengaku, tidak berani menerka penyebab kebakaran. Berdasarkan informasi yang diterimanya, kepulan asap muncul dari lantai II. “Nanti menunggu hasil dari tim kepolisian. Karena punya cara dan metode untuk mengungkap kepastian penyebab kebakaran ini,” jelasnya.

Sedangkan, Nidia Ichsan, Corporate PR Manager Lippo Malls Indonesia menerangkan, tidak ada kegiatan operasional di lantai II yang diduga sebagai sumber api. Termasuk, di gerai. karena listrik saat itu dalam keadaan padam. “Dipastikan dalam kondisi aman karena belum dimulainya jam kerja,” ujarnya.

Dampak dari kebakaran ini, Kudus Plaza hingga beberapa waktu ke depan akan tutup. “Tidak dapat melayani pengunjung untuk batas waktu yang belum bisa kami sampaikan,” tegasnya.

(ks/ruq/ris/top/JPR)