MOJOKERTO – Diperluasnya wilayah zonasi rupanya masih belum mampu mengatasi pemenuhan pagu di jenjang SMPN di Kabupaten Mojokerto.

Hingga ditutupnya pendaftaran peserta didik baru (PPDB) Kemarin (4/7) serbuan pendaftar hanya terpusat di sekolah favorit saja. Kondisi tersebut tidak jauh berbeda seperti tahun-tahun sebelumnya. Sekolah yang berada di wilayah pinggiran masih kesulitan untuk memenuhi pagu.

Seperti yang dialami di SMPN 2 Trawas. Selama beberapa tahun terakhir, pemenuhan pagu tidak cukup dilakukan pada pembukaan gelombang pertama. Sejak dibukanya pendaftaran PPDB Senin (2/7) lalu, tercatat hanya 51 pendaftar saja yang masuk.

Padahal, tahun ajaran 2018-2019 ini, SMPN 2 Trawas kembali membuka empat rombongan belajar (rombel). Dengan kuota 32 siswa per rombel, maka total pagu yang dibuka 128 kursi. Dengan demikian, masih tersisa 69 bangku yang masih kosong.

”Sampai ditutup hari ini (kemarin, Red) masih masuk cuma 51 pendaftar. Jadi masih belum terisi separonya,” ujar Fathurrohman, Humas SMPN 2 Trawas. Padahal, dinas pendidikan (dispendik) telah memperluas wilayah zonasi PPDB SMPN.

Dari 18 kecamatan di kabupaten, telah ditetapkan menjadi empat wilayah zona. Fathurrohman menyebutkan, Kecamatan Trawas masuk dalam zona 2 bersama dengan Mojosari, Pungging, dan Ngoro. Di mana, pada wilayah tersebut terdiri dari sembilan sekolah pilihan dalam zona.

Selain SMPN 2 Trawas juga meliputi SMPN 1 Trawas, SMPN 1 dan 2 Mojosari, SMPN 1 dan 2 Ngoro, SMPN 1 dan 2 Pungging, serta SMPN Satu Atap Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro. Akan tetapi, mayoritas pendaftar hanya terpusat di SMPN yang berlabel favorit saja.

”Karena tidak terpenuhi, nanti kita akan buka PPDB gelombang dua,” jelasnya. Belum terpenuhinya pagu juga terjadi di SMPN 2 Pacet. Hingga hari terakhir kemarin, jumlah pendaftar masih belum genap dua rombel.

”Baru dapat 50 siswa,” ujar Sugito, Kepala SMPN 2 Pacet. Sedangkan pagu yang dibuka tahun ini sebanyak empat rombel atau 128 kursi.

Sugiyono mengatakan, meski zona telah diperluas, hal tersebut tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Kali ini, SMPN 1 Pacet berada dalam zona 3 bersama dengan SMPN 1 dan 3 Pacet, SMPN 1, 2, dan 3 Kutorejo, SMPN 1 dan 2 Dlanggu, SMPN 1 dan 2 Jatirejo, serta SMPN Satu Atap Manting.

Total pagu dari 14 SMPN tersebut mencapai 2.560 kursi. ”Kelihatannya masih banyak yang kurang,” ujarnya. Untuk itu, pihaknya juga akan membuka kembali pengisian pagu di gelombang dua yang dimulai 10 Juli nanti.

Pengumuman penerimaan secara resmi akan dilakukan pada 9 Juli. Siswa yang sudah dinyatakan diterima tidak lagi bisa mencabut berkas untuk mendaftar di gelombang dua. Siswa wajib melakukan daftar ulang pada 10-11 nanti.

(mj/ram/ris/JPR)

Source link