BANYUWANGI – Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banyuwangi, Ruliyono punya cara menarik dalam merekatkan jalinan silaturahmi kader partai berlambang pohon beringin itu. Selain launching Sahabat Sejati Ruliyono, juga menggelar santunan anak, yatim, duafa, pembagian doorprize dengan hadiah utama umrah.

PEDULI: Ruliyono bersama anak yatim dan para kader Partrai Golkar yang akan maju dalam Pileg Banyuwangi 2019.
(SHULHAN HADI/JPRG)

Hadir dalam acara itu para kader Partai Golkar dan simpatisan, Edi Budi Prabowo yang juga ayahanda anggota DPRD Jatim, Pranaya Yudha Mahardhika, dan ketua Komunitas Pendukung Khofifah (KPK) Banyuwangi, Nur Khotib.

Dengan didampingi istrinya, S. Yuliani, Ruliyono memimpin pembagian kalender 2018, ratusan doorprize, dan pengumuman umrah. “Inisiasi pembentukan Sahabat Sejati Ruliyono ini tidak sekadar gerakan politik saja, makna dari sahabat ini cukup mendalam,” katanya.

Menurut Ruliyono, dalam hubungan sahabat itu nyaris tidak ada pertikaian, selalu kompak, dan ikhlas seperti dicontohkan para sahabat Rasulullah SAW. “Sahabat itu lebih tinggi dari keluarga, antar saudara masih ada perang. Saya mencontoh sahabat Rasulullah,” ungkapnya.

Yang terpenting, terang dia, pembentukan Sahabat Sejati ini bentuk kaderisasi dan regenerasi berjenjang, sehingga ada kemanfaatannya di masyarakat. “Kanjeng nabi itu ada regenerasi, yakni para sahabat, dan saya ingin itu terjadi di konstituen saya,” cetusnya.

Dan itu bagi Ruliyono juga penjabaran prinsip hidupnya. Di depan kader dan simpatisan Partai Golkar, dia menjelaskan tujuan hidupnya itu ada tiga, yakni selamat dunia, selamat akhirat, dan bermanfaat bagi orang lain. “Sahabat Sejati Ruliyono ini diharapkan bisa menjadi sumber manfaat di masyarakat,” harapnya.(sli/abi)

(bw/sli/ics/JPR)

Source link