Dengan diperbaikinya saluran irigasi tersebut, diharapkan air dari Sungai Kesesi bisa mengalir ke persawahan yang ada di Kecamatan Kesesi, termasuk Desa Kwigaran. Pasalnya selama ini persawahan desa tersebut hanya mengandalkan air hujan. Sedangkan irigasi yang ada nyaris tidak berfungsi karena rusak.

Karmudi, 54, anggota kelompok tani Agro Makmur, mengungkapkan bahwa saluran irigasi yang mengaliri sekitar 20 hektare sawah saat ini kondisinya  rusak. Sebagian besar tertutup tanah dan rumput. Sehingga air dari Sungai Kesei tidak bisa mengaliri sawah.

Menurutnya, jika saluran irigasi sepanjang 500 meter tersebut diperbaiki, maka puluhan hektare sawah yang ada di Kecamatan Kedungwuni tidak mengalami kekeringan dan padi bisa dipanen sebanyak 3 kali dalam setahun.

“Saluran irigasinya rusak, kami terpaksa minta tolong ke anggota Koramil Kesesi untuk membantu membersihkan irigasi, karena kalau kami kerjakan sendiri tenaganya kurang dan biayanya mahal,” ungkap Karmudi.

Komandan Koramil 05 Kesesi Kapten Inf Parman, mengatakan bahwa dilakukannya perbaikan saluran irigasi untuk memperlancar air masuk ke persawahan, guna sukseskan Swasembada pangan.

Menurutnya kebih dari 30  Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 05 Kesesi dikerahkan bersama dengan anggota kelompok tani Agro Makmur, untuk  melaksanakan gotong royong membersihkan saluran irigasi.

 “Mudah-mudahan dengan kegiatan ini nantinya air menjadi mudah masuk ke areal persawahan,” kata Danramil. 

(sm/thd/zal/ap/JPR)