Untuk menyikapi masalah ini, rencananya Paiketan Pasemetonan Puri Buleleng, akan menggelar paruman agung.

Paiketan puri juga akan mengeluarkan pernyataan sikap, atas penganugerahan gelar bangsawan tersebut.

Paruman akan dilangsungkan di Puri Pemayun Tukadmungga, Rabu (4/4) hari ini dan dihadiri manggala di puri-puri yang tergabung dalam paiketan.

Seperti Puri Agung Singaraja, Puri Kanginan, Puri Bungkulan, Puri Bangkang, dan Puri Pemayun Tukadmungga.

Manggala Utama Eka Stahana Dharma Puri Buleleng AA Wiranata Kusuma mengatakan, dalam paruman akan dibahas masalah pemberian gelar kebangsawanan itu.

Paruman juga akan membahas sikap puri-puri dalam paiketan, yang secara historis masih memiliki hubungan kekerabatan dengan Puri Agung Singaraja.

“Kami merasa prihatin dengan masalah kemarin ini (pemberian gelar kebangsawanan, Red). Secara pribadi kami mohon maaf.

Namun secara kelembagaan, kami menunggu hasil paruman dulu. Hasilnya nanti akan kami sampaikan pada masyarakat,” kata AA Wiranata Kusuma.

Seperti diberitakan sebelumnya, Puri Agung Singaraja memberikan gelar kebangsawanan Sri Paduka Raja pada politisi Gerindra, Fadli Zon.

Gelar itu diberikan atas upaya Fadli melestarikan peninggalan budaya di Indonesia, terutama dalam wujud keris. Rupanya pemberian gelar itu, memicu kontroversi di masyarakat Bali.

(rb/eps/mus/mus/JPR)

Source link