Berdasar informasi di lapangan, penangkapan terhadap tersangka Suryo Wahyudi, 41, dan I Wayan Gunawan, 27, asal Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan, Tabanan, dilakukan di kediaman tersangka Suryo Wahyudi di Banjar Dinas Semoja, Desa Pupuan, Kecamatan Pupuan, Tabanan sekitar pukul 22.15.

Kedua pria yang sebelumnya sudah dicurigai ini kemudian dilakukan penggeledahan oleh petugas Satresnarkoba Polres Tabanan. Ketika itu kedua pria tersebut sedang berada di dalam rumah. Dalam penggeledahan petugas berhasil menemukan satu plastik klip SS seberat 0,18 gr brutto atau 0,06 gr neto di atas pembungkus rokok, satu buah plastik SS seberat 0,59 gr bruto atau 0,47 gr neto yang disimpan di dalam toples plastik kecil. Serta beberapa barang bukti lain.

“Saat itu kedua tersangka mengakui bahwa barang haram tersebut adalah milik mereka berdua dan sudah sempat digunakan bersama-sama. Dan selanjutnya barang bukti bersama tersangka kita amankan ke Mapolres Tabanan,” ujar Kasubag Humas Polres Tabanan, AKP I Putu Oka Suyasa, Jumat (12/1).

Tak berhenti sampai disitu, selanjutnya petugas mencoba melakukan pengembangan kasus untuk mengetahui sumber barang yang dimiliki kedua tersangka yang masing-masing berprofesi sebagai wiraswasta dan sopir tersebut. Dan ternyata kedua tersangka memperoleh barang haram tersebut dari seorang pria bernama I Kadek Sunaya Yasa alias Erik, 27.

Tanpa menunggu waktu lama, sekitar pukul 23.50 petugas langsung bergerak untuk mengamankan tersangka yang saat itu tengah berada di gudang rumahnya di Banjar Dinas Asah, Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan, Tabanan. 

Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan belasan bungkus kecil SS siap edar yang beratnya rata-rata berkisar 0,1 hingga 0,5 gram. “Dan saat ini ketiga tersangka sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Tabanan guna mempertanggungjawabkan perbuatan mereka,” tegasnya. Adapun ketiga tersangka terancam dijerat pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Th 2009 tentang Narkotika. 

(bx/ras/yes/JPR)

Source link