BESUKI – Sugiono, seorang sopir truk ditemukan meninggal di musala di Dusun Krajan, Desa Kalimas, Kecamatan Besuki, Senin kemarin (05/02). Diduga kuat, warga Dusun Timur Sawah, Desa Sumberanyar, Kecamatan Mlandingan itu meninggal karena serangan penyakit jantung.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban sekitar pukul jam 09.00 wib mengemudikan truk yang mengangkut beberapa ekor sapi dari Desa Sumberanyar Mlandingan ke Pasar Besuki. Setelah menurunkan muatan sapinya, Sugiono mengeluh pusing kepada temannya, bernama Tahi. Dia pun menyuruh Sugiono istirahat di musala yang memang biasa digunakan tidur para sopir.

Setelah beberapa jam, korban belum juga terbangun. Pemilik musala, H Nawawi pun membangunkannya. Namun tidak ada reaksi. Akhirnya H Nawawi meminta sopir-sopir yang lain untuk membangunkannya. Namun, hasilnya sama. Karena tak kunjung bangun, Sugiono diduga kuat telah meningal dunia.

Sejumlah orang melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Besuki. Di lokasi kejadian, polisi melakukan koordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Situbondo dan dilakukan olah tempat kejadian. Jenazah Sugiono dievakuasi ke RSUD Besuki. Hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Direktur RSUD Besuki, Dr. Budiono menyampaikan, korban meninggal diperkirakan karena penyakit jantung yang dideritanya. “Kesimpulan dari hasil pemeriksaan jenazah, kemungkinan meninggal karena penyakit jantungnya kambuh. Memang menurut keterangan keluarga, jenazah memiliki riwayat penyakit paru-paru dan jantung,” tuturnya. (cw1/pri)

(bw/mls/ics/JPR)

Source link