Kabid Budidaya Dinas Perikanan Kota Paasuruan, Iskandar M mengungkapkan jumlah nelayan di Kota Pasuruan mencapai 2.090 orang. Sampai akhir tahun 2017, seluruh nelayan ini sudah ter-cover asuransi nelayan.

 “Tahun ini tidak ada penambahan. Semua nelayan kan sudah dapat asuransi. Bahkan tahun lalu, kami terpaksa mengembalikan 110 buah karena kelebihan,” katanya.

Menurutnya, asuransi nelayan dapat dicairkan untuk kecelakaan atau sakit akibat berlayar mencari ikan serta sakit di darat. Namun dengan syarat, nelayan tersebut memiliki kartu nelayan dan terdaftar sebagai penerima asuransi.

“Asuransi ini penting. Sebab, pekerjaan nelayan ini kan penuh resiko. Jadi, kalau ada apa-apa, asuransi ini bisa dicairkan,” jelas pria asal Bangil tersebut. 

(br/fun/riz/fun/JPR)

Source link