Kabid Pelayanan RSUD Dr Soegiri Lamongan, dr Aini Mas’idha menyatakan, pihaknya belum bisa menjelaskan kondisi TKW tersebut. Menurut dia, penyakit yang diderita pasien sangat banyak. Untuk penyakit di kepala misalnya. Aini menunggu ct scan ulang. Pengambilan darah juga dilakukan dengan melihat kondisi tubuh pasien.

Sebab, fungsi ginjal pasien dinilai terdapat masalah, belum bisa normal. ‘’Sekarang, fokus kondisi yang mengancam nyawa pasien harus diatasi terlebih dahulu,’’ ujarnya saat dimintai keterangan melalui ponsel. Seperti diberitakan, saat dilakukan pemeriksaan awal di UGD, terjadi penurunan kesadaran, hingga terdapat kaku kuduk di leher pasien.

Menurut Aini, dokter penjaga sudah melakukan pemeriksaan penunjang dengan pengambilan darah hingga pemberian oksigen dan rontgen. Dari hasil tersebut, tim medis menemukan kecurigaan gangguan di saraf kepala pasien. ‘’Diduga ada gejala tumor di kepala pasien.

Ini hanya pemeriksaan awal dari dokter syaraf. Jadi menunggu, pemeriksaan selanjutnya yang lebih detail,’’ ujarnya. Camat Brondong, Sariono, pernah mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi Sumining menjalani perawatan pada rumah sakit di Malaysia. Dia dijaga suami dan anaknya laki – laki.

Pihak keluarga pasien ingin membawanya pulang. Namun, pihak rumah sakit belum mengizinkan karena kondisinya belum pulih. Pasien harus sehat dulu karena perjalanan sangat jauh. ‘’Pihak rumah sakit beralasan pasien dengan kondisi terakhir semakin memburuk, tentu tidak berani untuk memberikan surat pulang,’’ katanya. Karena kondisinya dianggap membaik, Sumining akhirnya dipulangkan. 

(bj/mal/yan/faa/JPR)

Source link