Kamis lalu (14/12) sejumah tokoh agama mendatangi dewan. Mereka menyampaikan uneg-unegnya, terkait pernyataan kontroversi tersebut. 

Menurut Fahrurrozi, ketua Kyai Kampung Jawa Timur, gejolak di Palestina benar-benar mengguncang hati sejumlah unsur untuk bergerak. Ia mengaku, kecewa dengan pernyataan Donald Trump yang menyatakan Al Quds sebagai ibu kota Israel. Karena, hal itu memicu polemik di dua negara semakin meruncing. 

Untuk itulah, pihaknya mengadukan persoalan ini ke legislatif. “Kantor dewan merupakan tempat mengadu. Kami datang, untuk mengadukan persoalan ini. Kami datang ke sini dengan aksi damai,” akunya. 

Ada sejumlah elemen dan ormas lain yang turut hadir. Mulai perwakilan dari Al Irsyad, Sabit Merah dan sejumlah unsur lainnya. Dikatakannya, pernyataan  Donald trump benar-benar memicu konflik. Karena itulah, pihaknya mendesak agar pernyataan tersebut dicabut. 

Para tokoh agama itu kemarin, disambut oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, Shobih Asrori. Ia menguraikan, kalau menyambut baik aspirasi tersebut. 

(br/one/fun/fun/JPR)

Source link