“Terbentuknya beberapa Tol yang sudah Operasional maupun fungsional sangat membantu,” ujar Machfud didampingi pejabat utama Polda Jatim, Senin (11/6). 

Jenderal bintang dua itu menjelaskan seperti contoh dengan dioperasionalkan Jalan Tol Kertosono ke arah Jombang terbukti mampu mengurangi kepadatan. Terutama di simpang Mengkreng.”Dulu Mengkreng macet sampai sembilan kilo sekarang Alhamdulillah lancar. Beberapa titik di Taman Dayu juga lancar,” jelasnya. 

Orang nomor satu di Polda Jatim itu menerangkan, dari pantauannya di lapangan, arus kendaraan yang berasal dari barat Jawa Tengah masuk ke Jawa Timur juga tergolong lancar. “Untuk prediksi puncak arus mudik terjadi Selasa (12/6) dan Rabu (13/6),” terangnya. 

Prediksi tersebut diperkuat dengan akan diberangkatkanya ratusan bus mudik gratis yang akan berangkat dari beberapa titik di Kota Surabaya menuju daerah-daerah di Jawa Timur. 

“Saya imbau untuk para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi tidak usah buru-buru, jika capek atau mengantuk lebih baik istirahat di pos yang sudah didirikan polisi,” imbuhnya. 

Di pos-pos pelayanan, lanjut Machfud, dilengkapi beberapa fasilitas. Termasuk ada jasa pijat refleksi gratis. Untuk itu masyarakat atau pemudik diharapkan bisa memanfaatkan adanya pos-pos pelayanan tersebut. 

Sementara disinggung terkait masalah pembagian zakat, Machfud mengimbau untuk para dermawan agar menghubungi polisi dahulu jika akan membagikan zakat dalam jumlah besar. 

“Untuk pembagian zakat, sebaiknya dermawan menghubungi polisi dahulu. Supaya dibantu untuk pengamanan,” paparnya. 

Jangan sampai, kata Machfud, maksud yang baik untuk sedekah malah menimbulkan musibah. Sebab seperti insiden beberapa tahun belakangan lalu telah jatuh beberapa korban jiwa akibat antrian pembagian zakat yang diberikan oleh dermawan.(rus/rud)

(sb/rus/jek/JPR)