‘’Sudah dianggarkan, tapi menunggu perbup (peraturan bupati) yang saat ini mulai diproses,’’ katanya.Dia mengatakan, draf perbup mengatur tentang tunjangan perangkat desa sudah mulai dibahas. Saat ini bagian hukum pemkab setempat memprosesnya untuk disahkan menjadi regulasi.

Sebab, sesuai aturannya setiap pembelanjaan APBD harus diatur dalam regulasi termasuk tentang tunjangan perangkat desa. Sehingga, meskipun sudah dianggarkan belum bisa diserap oleh perangkat desa.‘’Perbupnya masih menyisakan penomoran, saat ini ditangani bagian hukum,’’ jelasnya.

Dia menuturkan, tunjangan perangkat di 462 desa tersebar di 27 kecamatan, sudah tersedia dalam kas daerah (kasda). Untuk tahun ini disediakan Rp 71 miliar. Untuk penerimaan tunjangan masing-masing desa berbeda. Tergantung dari kontribusi desa terhadap pendapatan daerah. Semakin tinggi kontribusi desa terhadap pendapatan daerah, tentu akan lebih tinggi pula jumlah tunjangan diterima perangkat desa.

Dia menjelaskan, nominal tunjangan perangkat desa tergantung bagi hasil pendapatan daerah dan retribusi daerah (BHPD dan RD). Rincian penerimaan tunjangan desa itu 10 persen dari jumlah total pendapatan pemda dari desa.Dari total anggaran Rp 71 miliar yang disediakan, 60 persen akan dibagi rata kepada semua desa, jumlahnya 462 desa. Dan, 40 persen menggunakan sistim proporsional. Yaitu, hanya desa yang memiliki peringkat tinggi dalam kontribusi pendapatan daerah. 

Untuk penerimaan tunjangan perangkat desa bukan hanya diberikan kepada perangkat desa sudah terisi. Perangkat desa meskipun kosong juga mendapatkan jatah tunjangan, namun hal itu tergantung dari kebijakan desa setempat.Sebab, penghitungan besaran tunjangan itu dari BHPD dan RD diterima desa. Dari total BHPD dan RD itu, 90 persen untuk tunjangan, dan 10 persen operasional pemerintahan desa. 

Jumlah perangkat desa se Lamongan sebanyak 4.094 aparatur, tersebar di 462 desa. Pada 2017 lalu ada kekosongan 807 perangkat desa. Saat ini sudah terisi 443 perangkat desa, sehingga masih ada kekosongan 359 perangkat desa.

(bj/msu/rij/faa/JPR)

Source link