KEDIRI KOTA – Tanda-tanda keunggulan pasangan Abdullah Abu Bakar – Lilik Muhibbah sudah tercium sejak penghitungan suara mulai siang kemarin. Begitu dilakukan penghitungan di beberapa tempat pemungutan suara (TPS), pasangan Abu – Ning Lik langsung tancap gas. Unggul jauh dari dua paslon lain, Aizzudin – Sudjono dan Samsul Ashar – Teguh Juniadi.

Bahkan, di empat TPS tempat para paslon itu memilih, pasangan Abu – Ning Lik selalu unggul. Di TPS 001 Kelurahan Banjaran, Kecamatan Kota, tempat Abu dan istrinya, Ferry Silviana Feronica, menyalurkan hak pilihnya, pasangan nomor urut 2 ini unggul telak.

Di  TPS itu pasangan Abu – Ning Lik mendapat 238 suara. Sedangkan Gus Aiz – Djono 36 suara dan Samsul – Teguh 34 suara.

Daftar pemilih tetap (DPT) di TPS ini sebenarnya sebanyak 431. Namun, yang datang menyalurkan hak pilih di TPS itu sebanyak 317. Dengan suara tidak sah mencapai 9 suara.

Keunggulan pasangan Abu – Ning Lik juga terjadi di TPS 007, Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren. Di TPS ini cawawali Sudjono, pasangan dari Gus Aiz, melakukan pencoblosan. Kebetulan, karena Gus Aiz berdomisili di Jakarta, dia tak bisa menyalurkan hak pilihnya dalam Pilwali ini.

Di TPS yang terletak di SDN Burengan 4 di Jalan Letjen Suprapto itu, Abu – Ning Lik memperoleh 180 suara. Sedangkan Gus Aiz – Djono 18 suara, dan Samsul – Teguh 11 suara. Hanya 211 pemilih yang datang di TPS ini. Walaupun sejatinya DPT-nya mencapai 290. Dari mereka yang memilih itu terselip 2 suara tidak sah.

Hal serupa juga terjadi di TPS 001 Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kota Kediri. Di TPS tempat Cawali Samsul Ashar memberikan suaranya ini Abu – Ning Lik unggul dengan 130 suara. Sementara Gus Aiz – Djono 62 suara, dan Samsul – Teguh 88 suara.

Di TPS 001 Banjaran, Abu datang bersama istrinya Feronica atau yang biasa disapa Bunda Fe. Keduanya jalan kaki dari rumah yang berjarak sekitar 300 meter dengan TPS. Begitu datang, Abu langsung menyapa dan menyalami warga yang sudah antre lebih dulu.

“Semua (upaya) sudah dilakukan saat kampanye. Tinggal kita serahkan hasilnya pada Allah,” ujar Abu usai memberikan suara untuk Pilwali Kediri dan Pilgub Jatim. Namun, dia tetap optimistis menang dalam pilwali kali ini. Dia menyebut target pencapaian suara hingga 70 persen.

Sebelum ke TPS, Abu dan keluarganya sempat melakukan doa bersama di rumah. Paslon petahana ini juga mengaku menggelar khataman Alquran saat masa tenang. Sebagai bentuk pasrah pada Tuhan dan menyerahkan sepenuhnya hasil upayanya selama kampanye kepada Yang Maha Kuasa.

Sementara, Sudjono Teguh Widjaja datang ke TPS bersama sang istri, Noerjati Widjaja. Lelaki yang mantan anggota DPRD Kota Kediri ini mengenakan baju putih lengkap dengan songkok hitam di kepalanya. Begitu datang dia juga menyapa hangat warga yang sudah lebih dulu tiba. Tak ada pengawalan khusus pada politisi yang berlatar belakang pengusaha ini. Dia menuju TPS dengan berjalan kaki. Rumahnya hanya berjarak 100 meter dari lokasi.

“Saya lebih bahagia dan senang hingga saat menjelang datang ke TPS. Karena hingga hari H di Kota Kediri tidak ada money politics. Jadi warga Kota Kediri ini benar-benar menggunakan hak pilihnya dengan hati nurani,” tutur pasangan dari Aizzudin Abdurrahman ini.

Ditanya soal ritual khusus sebelum menuju TPS, Djono hanya berkata berdoa saja. Meminta yang terbaik pada Tuhan. Dan, dia juga sudah siap apapun hasilnya nanti. “Saya siap kalah dan siap menang. Apapun yang terjadi pada paslon 1 semuanya diikhlaskan. Kami serahkan kepada Yang Maha Kuasa. Baik kalah maupun menang,” tegasnya.

Bagaimana dengan Samsul Ashar? Cawali nomor urut 3 ini kemarin juga datang bersama dengan keluarga. Istri dan  ketiga anaknya. Dari rumah dia berjalan kaki dan tiba di TPS pukul 08.40.  Setelah itu dia dan keluarganya mengikuti proses pencoblosan hingga menyelupkan tinta di jari tangan. Tidak ada perlakuan khusus pada cawali ini. Hanya, Samsul sempat mencuri perhatian warga yang terlebih dulu tiba di TPS.  “Semua kami perlakukan dengan setara, tidak ada perlakuan khusus,” tutur Cucuk Pujiraharjo, ketua KPPS TPS 01 Kelurahan Jagalan.

Seperti halnya Sudjono, Samsul mengaku siap menerima kemengan dan kekalahan. “Kita harus sadar bahwa itu semua adalah kehendak Allah,” ujarnya.

Meskipun begitu, ia tetap optimistis akan dapat memenangkan Pilwali Kota Kediri 2018 ini. Namun, pihaknya tidak menargetkan secara spesifik untuk mendapatkan berapa persen suara warga kota Kediri. “Kita serahkan semuanya kepada Allah,” imbuhnya.

Suara di TPS-TPS Paslon

TPS 001 Banjaran (Tempat Abu Mencoblos)

Gus Aiz – Djono            36 suara

Abu – Ning Lik              238 suara

Samsul – Teguh             34 suara.

DPT                               431

Pemilih datang               317

Suara Tidak Sah            9 suara.

TPS 007 Burengan (Tempat Sudjono mencoblos)

Gus Aiz – Djono            18 suara

Abu – Ning Lik              180 suara

Samsul – Teguh             11 suara

DPT                               290

Pemilih Datang              211

Suara Tidak Sah            2

TPS 001 Jagalan (Tempat Samsul Ashar mencoblos)

Gus Aiz – Djono            62 suara

Abu – Ning Lik              130 suara

Samsul – Teguh             88 suara

DPT                               442

Pemilih Datang              294

Suara Tidak Sah            14

(rk/fiz/die/JPR)

Source link