BANYUWANGI – Pengcab Judo Banyuwangi sukses menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) judo yang digelar dalam waktu satu hari pada Minggu (17/12) kemarin. Di kejuaraan yang mempertandingkan judoka dari tingkatan sekolah dasar hingga umum itu, muncul beberapa bakat baru yang tampaknya bisa dikembangkan sebagai calon atlet di masa depan.

Ketua PJSI Banyuwangi Hari Pusdika mengatakan banyak atlet baru yang dilihatnya menjadi juara dalam Kejurkab kali ini. Terutama para judoka dari kelas pemula yang baru saja turun pada kejuaraan kali ini. Dia pun berharap beberapa atlet baru itu bisa semakin giat berlatih usai bertanding dan beberapa di antaranya menjadi juara di ajang kejurkab.

”Dari tingkat pemula ada Rafi Raka dari SDIT Al Qomar yang kita lihat cukup bagus, ada juga beberapa atlet dari dojo di luar Banyuwangi yang terlihat mulai meningkat. Di kelas SMP, ada beberapa atlet dari dojo kota seperti Dio Chandra, Esha Surya, dan GM Dwiko yang kita lihat semakin bagus,” ujar pria yang akrab disapa Dika itu. Dari hasil Kejurkab itu, Dika menambahkan, ada dua hal yang menurutnya bisa dimanfaatkan PJSI Banyuwangi untuk setahun ke depan.

Yang pertama adalah penambahan database atlet berbakat yang semakin banyak. Kedua adalah sistem kejuaraan yang bisa diadopsi oleh PJSI untuk menggelar Porkab tahun depan. Judo sendiri masuk salah satu cabor yang akan dimainkan di Porkab 2018 mendatang yang digelar oleh KONI Banyuwangi. Selain itu, Dika juga menambahkan jika judo Banyuwangi akan mengikuti festival judo Jatim pada Bulan Januari/Februari mendatang.

Atlet usia pemula yang masuk bidikan pelatih dan berprestasi di ajang Kejurkab kemarin menurutnya berpotensi untuk bisa diandalkan pada Kejuaraan tersebut. ”Ada banyak event yang akan kita gelar tahun depan. Selain Porkab, Kejurprov Judo Jatim rencananya juga akan digelar di sini. Karena itu kita butuh banyak persiapan. Termasuk menyiapkan atlet dan sistem kejuaraan,” tandasnya.

Source link