Politikus Partai Gerindra itu, ditemani oleh calon bupati dan calon wakil bupati (cabup-cawabup) Sri Hartini-Setia Budi Wibowo. Selain itu, juga diiringi jajaran pengurus Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Di makam Sunan Muria, terdengar bacaan tahlil dilantunkan rombongan ini selama 20 menit. Usai tahlil, Fadli Zon langsung menuju gentong air keramat peninggalan Sunan Muria yang berada di selatan makam.

Politikus yang menjabat DPR RI periode 2014-2019 ini, meminta air dari gentong tersebut dua kali. Yang pertama langsung diminum dan kedua dibasuhkan kemuka. Setelah selesai, rombongan menuju ke tempat yang sudah disiapkan pengurus dan sempat berbincang terkait soal Sunan Muria. ”Saya ke sini (Kudus, Red) memang tujuannya ziarah setelah beberapa kegiatan di beberapa daerah di Jawa Tengah,” kata Fadli Zon kemarin.

Dia mengaku, sudah kali kedua ini ziarah ke makam Sunan Muria. Kali pertama sekitar dua tahun lalu dan saat tengah malam.

Sebelum ke makam Sunan Muria, dirinya menghadiri acara peresmian perkumpulan filateli di Semarang dan sarasehan terkait keris di Kabupaten Kendal. Selain itu, juga ziarah ke makam Sunan Kalijaga (Demak) dan Empu Supo (Demak) yang dikenal ahli keris.

Ditanya terkait Pilkada Jateng dan Kudus, dirinya tentu mendukung semua calon yang diusung Partai Gerindra dan targetnya harus menang. Untuk itu, semua harus bergerak untuk pemenangan. Dirinya juga bertemu dengan kader-kader partai besutan Prabowo Subianto itu di Jateng dan Kudus.

”Untuk Jawa Tengah dalam waktu dekat akan bergerak lebih masif untuk pemenangan pilkada. Saya yakin calon-calon yang diusung Partai Gerindra di Pilkada Jawa Tengah lebih baik dibanding lainnya,” imbuhnya.

(ks/lis/lin/top/JPR)