SUMBER – Percepatan pembangunan di sekitar Puncak 30 atau yang biasa disebut P-30 di Kabupaten Probolinggo, menjadi harapan banyak warga. Terutama, mereka yang tinggal di sekitar tempat wisata ini. Harapannya, dengan dibangunnya destinasi wisata ini, perekonomian mereka juga akan meningkat.

Salah seorang warga Desa Ledokombo, Kecamatan Sumber, Ngatari mengatakan, pembangunan di P-30 harus segera dilakukan. Sebab, selain untuk peningkatan perekonomian masyarakat sekitar, lokasi ini juga banyak dikunjungi wisatawan. “Saat ini, pengunjung yang naik setiap Minggu lebih dari seratus. Tapi, masih kalah dengan kabupaten sebelah,” ujarnya.

Menurutnya, setiap pekan banyak wisatawan yang memilih ke Puncak Lembu. Mereka rata-rata berasal dari luar daerah yang ingin menikmati sunrise di ketinggian 3.000 mdpl di atas pemukaan laut itu. “Di P-30, spotnya banyak. Wisatawan silih berganti berdatangan. Karena itu, kami berharap ada percepatan pembangunan,” ujarnya.

Percepatan pembangunan ini diharapkan karena sejauh ini belum ada perkembangan sama sekali. Padahal, menurutnya, anggota DPRD Kabupaten Probolinggo yang datang ke P-30 beberapa waktu lalu setuju dengan adanya percepatan pembangunan di sana. “Tapi, sampai sekarang belum ada percepatan pembangunan,” ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo akan membangun P-30 dengan anggaran dari APBD 2019. Sebab, tahun ini anggaran Pemkab tidak cukup untuk melakukannya. “Saat ini belum cukup anggarannya,” ujar Kasi Destinasi Wisata Dispora Parbud Kabupaten Probolinggo Musa.

Musa mengaku, telah menganggarkan sekitar Rp 10 miliar untuk membangun P-30. Anggaran itu dialokasikan dari APBN Kementerian Pariwisata. “Kami anggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian, totalnya sekitar Rp 10 miliar,” ujarnya.

Sedangkan, Kadispora Parbud Kabupaten Probolinggo M. Sidik Wijanarko mengaku, memang berencana mengembangkan P-30. Namun, baru akan dilakukan tahun depan. “Kami sudah merencanakannya. Memang program percepatan pembangunan destinasi wisata akan dilaksanakan mulai tahun depan, khususnya Bromo dan Bremi,” ujarnya.

Source link