SURABAYA – Di momen spesial seperti pernikahan, semua perempuan pasti ingin tampil cantik mulai dari rambut hingga ujung kaki. Penampilan kuku pun tak bisa disepelekan. Apalagi, semakin kesini, tren nail art makin berkembang.

Di tahun 2018 ini, tren nail polish untuk pernikahan condong pada warna-warna nude. Warna seperti putih, krem, baby pink, beige cenderung disukai karena terlihat anggun dan sesuai dikenakan dengan gaun berwarna apapun.

Tren sudah mulai bergeser sepanjang lima tahun terakhir. Warna-warna terang seperti navy, pink fuschia yang dulu mulai digemari, kini mulai ditinggalkan.

“Warna yang all time favorite sperti merah juga masih diminati, biasanya yang seperti ini cocok dikenakan bersama gaun yang bertema glamor,” ujar Evi Wahyuli Tanti dari salah satu salon kuku di salah satu pusat perbelnjaan di Surabaya Pusat ini, Rabu(4/7).

Ombre nail untuk nail art wedding juga kian diminati. Ombre disini berfungsi untuk memberikan point of interest pada kuku, biasanya pada salah satu kuku seperti di jari manis dibubuhkan cat dengan warna yang berbeda seperti glitter berwarna silver. Alternatif lain adalah dengan pemasangan diamond, bunga-bungaan 3D atau batu-batuan pada salah satu jari sehingga memberikan kesan lebih mewah dan manis.

“Kalau dulu itu, orang-orang suka yang rame. 10 jari dipasang nail art dengan bunga-bunga penuh, kini cukup satu atau dua jari saja,” imbuhnya.

Perubahan trend ini, lanjut Evi, juga masuk pada penggunaan bahan. Jika dahulu cat kuku cukup dengan cat kuku pada umumnya, kini beberapa salon kecantikan mulai memanfaatkan cat kuku berbahan gel. Hal ini karena dinilai lebih tahan lama dan tidak mudah rusak meski dikenakan berhari-hari. Cat kuku berbahan gel juga ia katakan lebih shine dibandingkan dengan cat kuku biasa.

“Untuk kuku yang pendek, biasanya kami sarankan untuk membubuhkan kuku sambungan atau disebut nail extention tip, sehingga tampilan makin cantik,” pungkasnya.

(sb/is/jay/JPR)