Launching-nya telah dilakukan Rabu (17/1).

Usai di-launching, seluruh pejabat mencoba naik kereta diesel wisata dengan menggunakan gerbong peninggalan Orde Baru sejauh 3 kilometer dari Halte Bengkel Traksi Loko Tour KPH Cepu menuju Puslitbang Perhutani KPH Cepu yang ada di Batokan.

Adm Perhutani KPH Cepu yang lama, Yudha Suswardanto menjelaskan launching kali ini merupakan titik awal beroperasinya kembali wisata Loko Tour.

Ada beberapa paket yang ditawarkan mulai dari Loko Tour Kereta Drensine, Loko Tour Kereta Ruston, dan Loko Tour Kereta Uap Bahagia buatan Jerman.

‘’Alhamdulillah mimpi besar kita untuk mengaktifkan kembali wisata Loko Tour mulai terwujud. Meskipun belum bisa sampai ke Gubug Payung, semoga ini bisa menjadi pendorong untuk kebangkitan wisata Loko Tour secara utuh,’’ ujarnya.

Menurutnya, wisata Heritage Loko Tour ini akan beroperasi setiap hari.

Di mana tiket masuknya untuk Senin-Jumat Rp 3.000.

Sedangkan Sabtu-Minggu Rp 5.000. Setiap harinya buka 08.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Untuk Loko Kereta Drensine sekali jalan biayanya Rp 50 ribu dengan penumpang maksimal 6 orang dewasa.

Sedangkan untuk Loko Tour Kereta Ruston dari Depo ke TPK Batolan beroperasi setiap Sabtu-Minggu dengan penumpang per gerbong 25 orang.

Per orangnya membayar Rp 15.000 atau paket sewa Rp 750.000 per gerbong.

‘’Khusus Loko Tour Kereta Uap Bahagia biayanya lebih mahal yakni Rp 9 jutaan untuk jarak minimal dari Depo menuju Jembatan Batokan. Karena operasionalnya membutuhkan banyak kayu jati sebagai bahan bakar. Sedangkan untuk paket jalur maksimal hingga Gubug Payung memerlukan biaya hingga Rp 17 jutaan,’’ terangnya.

Wakil Bupati Arief Rohman mengapresiasi usaha keras Perhutani KPH Cepu yang berhasil mewujudkan beroperasinya kembali wisata Heritage Loko Tour.

Menurutnya ini baru tahap pecah telur saja, sehingga masih banyak PR yang harus diteruskan oleh Adm Perhutani KPH Cepu yang baru untuk menyempurnakan hingga titik akhir di Gubug Payung yang berjarak sekitar 26 kilometer.

‘’Kami dari Pemkab Blora siap bersama dengan Perhutani untuk mengupayakan agar Loko Tour bisa aktif kembali hingga Gubug Payung. Itu adalah mimpi besar kita bersama. Secara bertahap akan kita upayakan bersama Dinporabudpar, setidaknya bisa sampai Kedungpupur dahulu,’’ ucap Arief Rohman. 

(bj/aam/bet/dka/JPR)

Source link