23 Perlintasan tanpa Palang Pintu – Radar Bojonegoro

Kasi Angkutan dan Keselamatan Bidang Perhubungan Dinas Perumahan Pemukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Ngadiyanto mengatakan, jumlah palang pintu sebenarnya sebanyak 30 titik. “Hanya tujuh yang ada palang pintunya,” ujarnya.

Berdasar survei sepanjang rel kereta api di Blora, menurut dia, rata-rata jalan tidak terdapat palang pintu berada di perlintasan kecil di pedesaan atau perasawahan. Namun, ada satu perlintasan dimanfaatkan Pertamina untuk mobilisasi. “Kalau itu dijaga oleh petugas dari Pertamina. Dan tidak setiap hari digunakan,” jelasnya. 

Meski menemukan begitu banyak perlintasan tanpa palang pintu, kata dia, belum ada rencana pemkab setempat untuk penanganan. “Dari pemerintah belum ada rencana terkait perlintasan,” ujarnya memastikan pemkab terkendala anggaran memasang palang pintu baru. 

Sebab, satu palang pintu harus menyiapkan anggaran sebesar Rp 3 miliar. Jadi pengadaan palang pintu dirasa sangat mahal. Hanya, pihak terkait memberikan tanda pada perlintasan tanpa palang pintu yang dijaga relawan dari masyarakat. “Kalau PT KAI hanya memberi patok-patok. Dan masyarakat sekitar yang jaga secara sukarela,” terangnya. 

Kasatlantas Polres Blora AKP Himawan Aji Angga mengatakan, perlu ada kerja sama dengan pihak kereta api terkait perlintasan tanpa palang pintu tersebut. “Untuk pengecekan perlu menggandeng pihak kereta api,” ujarnya.

(bj/fud/rij/faa/JPR)

Source link