30 Mahasiswa Untag Resmi Jadi Aktifis – Radar Semarang

Ketua Hima PDIH Untag Semarang, Tri Hastuti mengucapkan,  rasa syukur atas amanah yang diberikannya secara aklamasi untuk memimpin selama 4 tahun kedepan. Pihaknya mengajak seluruh anggotanya untik bersama-sama menjalankan program kerja, tanpa melupakan kewajiban sebagai anggota. Pihaknya berharap,  agar bisa berkesinambungan meningkatkan preatasi dalam bidang ilmu hukum, baik antara pendidikan akademik dan berorganisasi.

“Untuk itu, baik dalam ilmu edukatif dan pemahaman soft skiil harus saling berkesinambungan, sehingga kita harus bisa bersama-sama membangun keduanya dalam suatu wadah penalaran keilmuan, ” kata Tri Hastuti dalam sambutannya. 

Dikatakannya, kepengurusan tersebut merupakan yang pertama kali, sejak mulai merekrut mahasiswa 2015 lalu. Adapun tujuan pendirian Hima tersebut, sebagai bagian mensingkronkan program akademik, organisasi dengan tidak melupakan tujuan kuliah. Sebelum dilantik, para anggota dan pengurus terlebih dahulu diberikan pembekalan “Kuliah umum” tentang “Pembangunan pilitik hukum nasional di era global” yang disampaikan oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) atau hakim MK, Prof Dr Arief Hidayat.

Terpisah, mahasiswa PDIH Untag Semarang,  Theodorus Yosep Parera menyambut baik atas pelantikan HIMA jurusannya tersebut. Ia berharap hal itu membawa dampak baik, sebagai jembatan penghubung antara lembaga dengan mahasiswa. Selain itu, sebagai wadah untuk mendalami kajian-kajian ilmiah dan membawa dampak baik bagi perkembangan ilmu hukum. 

Menurutnya,  belajar hukum bisa berkontribusi pada realisasi perkembangan masyarakat dan kehidupan manusia yang sejahtera. Karena ia menilai sebagian besar peristiwa yang terjadi di masyarakat, boleh dikatakan sedikit banyak berhubungan dengan hukum. Maka dari itu, lanjut Ketua Peradi Semarang ini,  yang bisa dipelajari dalam hukum sangat luas. 

“Pada masyarakat modern, isu-isu yang berkaitan dengan masyarakat internasional, seperti masalah hak cipta dan hak asasi manusia yang terkait dengan berkembangnya internet, menjadikan berbagai masalah muncul silih berganti. Untuk itu pemahaman dasar hukum sangat penting,” sebutnya.

(sm/jks/zal/JPR)