38 Regu Badminton SD/MI di Pati Mulai Beraksi – Radar Kudus

PATI – Tahun ini kesempatan Kabupaten Pati memaksimalkan para pebulu tangkistingkat SD sederajat. Sebab, kejuaraan antar-SD/MI di wilayah eks Karesidenan Pati setiap tahun digilir pelaksanaannya.

”Kecuali Kudus, semua kabupaten di eks Karesidenan Pati ini bergiliran menyelenggarakan. Untuk wilayah Jateng, yang diberi kesempatan menyelenggarakan kejuaraan antar-SD/MI memang hanya 10 kabupaten/kota. Jadi, ini kesempatan yang bagus,” ungkap referee pertandingan Munif Wahyudi kemarin.

Kejurkab beregu SD/MI yang dimulai hari ini (28/12) hingga Sabtu (30/12) di GOR Rahmat tersebut bakal diramaikan 38 regu. Yakni terdiri atas 27 regu putra dan 11 regu putri.

Munif menyebut, beberapa regu memang diunggulkan. Namun menurutnya tidak menutup kemungkinan terjadi kejutan. ”Ada beberapa SD/MI yang menjadi unggulan. Salah satunya dari Kecamatan Kota yang dari tahun ke tahun susah ditaklukkan,” tambah Munif.

Sementara itu, para peserta dalam kejurkab SD/MI ini mayoritas merupakan para atlet dari klub di Pati. Dengan demikian, persaingan di kejurkab kali ini diprediksi kompetitif karena mereka dilatih secara profesional.

Namun demikian, Munif berujar, ada beberapa pekerjaan rumah untuk PBSI guna dicarikan solusinya. Salah satunya adalah keengganan para atlet pelajar belia itu untuk melanjutkan kiprahnya ketika SMP nanti.

”Mereka memang aktif ketika masih SD/MI, tapi begitu naik ke SMP/MTs, sering tidak aktif latihan lagi. Hal itulah yang membuat kejuaraan di masing-masing daerah digelar dua kali dalam setahun. Salah satunya untuk membentengi itu,” terangnya.

Munif mengungkapkan, untuk perkembangan bulutangkis di Bumi Mina Tani sendiri masih cukup menggembirakan. Sebab, semua klub juga mengambil kebijakan membina atlet sedini mungkin. Hal itu sejalan dengan kebijakan dari Pengprov PBSI Jateng.

(ks/ful/don/aji/JPR)