8 Besar Piala Presiden – Radar Solo

       Selain itu, Polresta Surakarta juga berencana mengajukan usulan agar pertandingan sepak bola tidak digelar dua hari berturut-turut. Demikian diungkapkan Kabag Ops Polresta Surakarta Kompol Arief Joko.

Saran tersebut mempertimbangkan jumlah suporter masing-masing kesebelasan yang akan datang ke Kota Bengawan. “Kita tidak hanya memikirkan pengamanan saat hari pelaksanaan saja. Namun juga saat kedatangan suporter pada H-1 dan H+1 pertandingan atau ketika mereka meninggalkan Kota Solo.

Usulan tersebut akan disampaikan pada rapat bersama dengan panitia penyelenggara (panpel) Turnamen Piala Preiden 2018 pusat dan daerah. “Surat rekomendasi pengamanan dari Polda Jateng belum turun. Jadwal pertandingan juga belum kita pegang,” ujar Arief.

Berapa jumlah personel pengamanan yang bakal diterjunkan? Arief menuturkan, berkaca pada pertandingan tingkat nasional sebelumnya bisa mencapai 2.000 personel gabungan TNI dan Polri.

Mereka akan disebar di kawasan Stadion Manahan, penyekatan batas kota, serta melakukan pengawalan tim kesebelasan dari penginapan hingga lokasi pertandingan. “Ketika sudah berkumpul, akan kita sarankan kepada para suporter apa saja yang boleh dibawa, mana yang tidak. Nanti mereka wajib mengarahkan kepada anggota mereka,” ujarnya.

Selain itu, Polresta Surakarta akan meminta bantuan kepada Pasoepati untuk ikut menjaga keamanan dari suporter lain. Dengan begitu, kejadian yang tak diinginkan dapat dicegah. “Kita tetap mengedepankan upaya preemtif dan preventif,” tutur Arief.

(rs/atn/bay/JPR)