Ahmad Dhafir Apresiasi Seni Ojung – Radar Jember

Hal ini disampaikan Ahmad Dhafir saat hadir dalam pergelaran kesenian Ojung di Desa Blimbing, Klabang. Kehadiran Ahmad Dhafir sempat menarik perhatian warga yang datang. Terlihat warga saling berdesakan menyapa dan berjabat tangan dengannya.

Menariknya, daerah yang menggelar kesenian Ojung ini konon merupakan basis dari partai yang mendukung calon lain. Namun, dukungan masyarakat kemarin terlihat mayoritas mengarah pada pasangan nomor urut 2, yakni Dhafir-Dayat.

Masyarakat berharap, Dhafir bisa melihat sekaligus menampung aspirasi mereka. Harapannya bisa membimbing dan mendukung masyarakat untuk terus mempertahankan seni budaya tradisional Ojung. Pasalnya, masyarakat yang hadir tidak hanya dari Desa Blimbing namun dari berbagai daerah. Mereka memadati lapangan di Desa Blimbing sekaligus dapat memenangkan hadiah langsung dari Ahmad Dhafir.

Dhafir mengatakan misinya meningkatkan pariwisata Bondowoso termasuk bidang seni. Sehingga semakin dikenal oleh masyarakat luar daerah, baik nusantara maupun mancanegara. “Seni Ojung merupakan seni budaya peninggalan nenek moyang di Kabupaten Bondowoso,” terangnya. Zaman dahulu seni Ojung sudah menjadi tradisi dan sampai saat ini terus hidup di masyarakat.

Biasanya saat ini seni Ojung digelar untuk sambutan para tamu. “Saya minta kepada semua elemen dan tokoh masyarakat untuk memfasilitasi seni Ojung, agar terus hidup di Bondowoso,” tegasnya. Dhafir berharap, khususnya desa yang ada seni Ojung tetap memperjuangkan kelestariannya. Supaya seni Ojung ditetapkan sebagai warisan budaya di Kabupaten Bondowoso.

“Sesuai dengan cita-cita, visi misi saya salah satu skala prioritas yakni destinasi wisata Bondowoso harus bisa menyejahterakan masyarakat. Sehingga terciptanya lapangan kerja dan mengurangi angka pengangguran,” jelasnya. Dhafir mengatakan seni Ojung merupakan seni budaya kebanggaan masyarakat Bondowoso yang berawal dari kata tarung. Wisatawan yang datang ke tempat objek wisata Bondowoso akan menikmati pula pertunjukan seni Ojung yang sudah menjadi turun-temurun terus dilestarikan. 

“Ojung merupakan nama dari seni bertarung yang menggunakan rotan. Rotan menjadi salah satu senjata yang digunakan oleh para petarung. Kesenian tarung ini sudah hampir punah. Oleh sebab itu, beberapa pihak pelaku wisata di Kabupaten Bondowoso harus berupaya melestarikannya,” tegasnya. 

(jr/hud/ram/das/JPR)

Source link