Anggaran MAN IC – Radar Bromo

GRATI – Progres pembangunan Madrasah Insan Cendekia (MAN IC) di Desa Kedawung Wetan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan dipastikan terus berlanjut tahun depan. Sayangnya, gelontoran dana yang turun dari APBN hanya Rp 4 miliar. Jauh di bawah usulan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan yang mencapai Rp 26 miliar.

Hal itu diungkapkan Muhammad As’adul Anam, Kepala Kemenag setempat. Anam mengatakan, Kemenag pusat memang sudah memastikan bahwa pembangunan MAN IC tahun depan tetap dilaksanakan. Kepastian jumlah anggarannya, turun di pekan ketiga bulan ini.

“Anggaran yang turun di tahun 2018 dari APBN sebesar Rp 4 miliar. Jumlah ini memang jauh dari usulan kita sebelumnya, yaitu sebesar Rp 26 Miliar,” terangnya. Meski tidak sesuai dengan usulan, pria yang akrab disapa Anam itu mengaku tidak mempersoalkan.

Alasannya, besaran anggaran di pusat memang terbatas. Menurut Anam, yang terpenting tahun depan, pembangunan MAN IC masih ada kelanjutannya. Karena nilai anggaran yang turun dibawah usulan, tahun depan rencananya hanya akan membangun gedung asrama untuk putra terlebih dahulu. “Sedangkan pembangunan lainnya akan menunggu anggaran lagi di tahun 2019,” jelasnya.

Diketahui, untuk total anggaran pembangunan MAN IC ini mencapai Rp 150 miliar. Targetnya penyelesaian seluruh bangunan diperkirakan pada 2022. Realisasi program pembangunan MAN IC sendiri dimulai 2009 lalu. Dimulai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Kemenag pusat dan Pemkab Pasuruan.

Setelah itu, dilakukan penyerahan aset pertama kali atau pelepasan hak atas tanah seluas 68.602 meter persegi di Desa Kedawung Wetan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan tahun 2014. Tahun 2016, ada perubahan luasan tanah menjadi 89.497 meter persegi. Lahan MAN IC kembali ditambah menjadi 90.040 meter persegi atau hampir 10 hektare.

Tahun ini, dana yang turun untuk membangun madrasah itu mencapai Rp 3,5 miliar. Anggaran itu digunakan untuk membangun gedung dengan 2 lantai serta 8 kelas. Tahun 2018 Kemenag sudah mengusulkan dana sebesar Rp 26 miliar untuk menambah ruang kelas hingga 6 ruang.

Pembangunan terbesar adalah untuk kebutuhan gedung asrama putra dan putri, rumah tinggal pendidik dan juga kantor MAN IC. Sedangkan untuk progres saat ini, tinggal tahap finishing saja. Targetnya, tanggal 31 Desember sudah dipastikan selesai 100 persen.

Source link