Angka Kecelakaan di Wilayah Polresta Pasuruan selama Lebaran Menurun – Radar Bromo

PASURUAN – Satlantas Polresta Pasuruan mengklaim sukses menekan angka kecelakaan selama Operasi Ketupat 2018. Selama 17 hari operasi, jumlah kecelakaan di wilayah hukum Polresta Pasuruan hanya 9 kejadian.

Dibandingkan tahun lalu, angka kecelakaan itu menurun lebih dari 50 persen. Di mana saat Operasi Ketupat 2017, tercatat ada 21 kecelakaan.

“Tahun ini menurun tajam. Baik secara kualitas, maupun kuantitas kecelakaan,” ungkap Kasatlantas Polresta Pasuruan AKP Kadek Ary Mahardika.

Kadek pun menjelaskan perbandingan kecelakaan selama arus mudik dan arus balik Lebaran. Menurut dia, penurunan angka juga terlihat dari jumlah korban.

Tahun ini, jumlah korban meninggal dunia tidak ada. Sedangkan tahun sebelumnya, ada empat korban jiwa.

“Ini artinya, kesadaran masyarakat semakin membaik. Banyak yang memilih menepikan kendaraan dan beristirahat di pos-pos yang kami sediakan saat arus Lebaran,” tambahnya.

Dijelaskannya, beberapa kasus yang terjadi memang disebabkan beberapa faktor. Salah satu faktor tertinggi yakni human error. Oleh karena itu, selama operasi tersebut pihaknya meningkatkan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas.

“Memang kasus kecelakaan itu terjadi karena adanya pelanggaran. Tahun ini, kami tindak 986 pelanggar. Namun, 770 pelanggar di antaranya hanya kami beri sanksi teguran saja. Sisanya ditindak tilang,” jelasnya.

Selain itu, Kadek juga menyinggung adanya jalan tol telah beroperasi selama arus mudik dan balik Lebaran. Ia mengatakan, keberadaan jalan tol itu berpengaruh dalam menekan angka kecelakaan.

“Dengan adanya jalan tol, kepadatan kendaraan di jalan non tol bisa terurai. Sehingga, volume kendaraan tak begitu menumpuk seperti tahun sebelumnya,” pungkasnya.

Source link